Lengkap! Ini Manfaat Buah Tin bagi Ibu Hamil

Hidup Sehat
Manfaat buah tin untuk pria dibalik risikonya yang mengintai

Tin, ara, atau fig merupakan buah yang cukup spesial, terutama bagi kaum muslim. Pasalnya, buah ini tertulis secara jelas di dalam Alquran pada satu surat khusus bernama sama, yakni At-Tin. Buah ini diyakini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dari sekian banyak, salah satu manfaat buah tin adalah baik untuk kesehatan ibu hamil.

Buah tin merupakan tumbuhan asli Asia Barat, meski dapat tumbuh dan berkembang di tempat lain. Bahkan kini telah banyak dikembangbiakkan di luar benua Asia. Tumbuhan ini berasal dari genus Ficus, yang berarti tumbuh-tumbuhan yang secara alamiah tumbuh di daerah tropis dengan sejumlah spesies hidup di zona ugahari.

Sebenarnya, pohon ini tidak berbuah. Yang disebut buah tin sendiri merupakan adalah dasar bunga yang membentuk bulatan. Buahnya berukuran panjang tiga hingga 5 cm, berwarna hijau. Beberapa kultivar berubah warna menjadi ungu jika masak.

Buah tin termasuk aman dikonsumsi oleh ibu hamil lantaran tak memiliki kandungan yang berisiko terhadap kesehatan janin. Namun, konsumsi berlebih juga tetap tidak disarankan. Menurut medis tin termasuk buah yang paling sehat lantaran mengandung mineral esensial, gula, lemak, zat besi, dan kalsium yang dibutuhkan ibu hamil serta janin.

Adapun secara mendetail berikut manfaat buah tin yang bisa didapatkan ibu hamil jika dikonsumsi dengan takaran yang tepat:

  • Cukupi Kebutuhan Kalsium

Salah satu manfaat buah tin yang bisa didapatkan ibu hamil adalah buah ini berperan sebagai asupan kalsium. Kalsium adalah elemen penting bagi perkembangan tulang serta gigi janin, termasuk ibunya.

Ibu hamil yang mengonsumsi buah tin bisa membuat tulang-tulang mereka kuat selama dan setelah kehamilan. Kemudian, kalsium ini bisa menjaga tubuh ibu hamil tetap bugar dan kuat untuk melanjutkan kegiatan sehari-hari.

  • Penuhi Omega-3 dan Folat

Manfaat buah tin selanjutnya adalah baik bagi perkembangan otak janin. Pasalnya, buah tin kaya akan kandungan omega-3 dan folat. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sepanjang proses kehamilan, omega-3 dan folat merupakan nutrisi yang amat dibutuhkan janin serta ibu hamil.

  • Menstabilkan Nafsu Makan

Buah tin mampu mencegah ibu hamil dari beragam risiko kesehatan, seperti diabetes gestasional dan/atau obesitas. Pasalnya, buah tin berkhasiat menstabilkan nafsu makan ibu hamil yang cenderung meningkat secara alamiah.

Buah tin dapat memberi manfaat tersebut lantaran di dalam buah tin terkandung sifat basa sehingga bisa mengekang rasa lapar serta mengendalikan rasa mengidam para ibu hamil.

  • Kaya Zat Besi

Selain omega-3 dan folat, nutrisi lain yang dibutuhkan selama periode kehamilan adalah zat besi. Ibu hamil harus selalu memenuhi kebutuhan zat besinya. Pasalnya, kekurangan zat besi dapat menyebabkan kurangnya suplai oksigen pada janin. 

Manfaat buah tin bagi ibu hamil mampu memenuhi kebutuhan akan zat besi tersebut. Karena dalam buah tin terkandung zat besi yang cukup untuk tubuh, sehingga mencegah kelelahan dan anemia.

  • Cegah Sembelit

Keluhan umum yang kerap dirasakan oleh ibu hamil adalah masalah pencernaan, tepatnya sembelit. Buah tin dapat dimanfaatkan ibu hamil untuk membantu mengatur pergerakan usus serta mencegah keluhan tersebut terjadi karena buah ini mengandung banyak serat yang baik bagi kesehatan pencernaan.

Tak hanya itu, kandungan probiotik yang ada di dalam buah tin juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus guna membantu pencernaan ibu hamil tetap sehat.

  • Cegah Preeklamsia

Secara umum, preeklamsia adalah kondisi peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam urine. Komplikasi kehamilan ini berpotensi berbahaya dan biasanya ditandai dengan tekanan darah tinggi. Kandungan kalium dalam buah tin membantu mengelola tingkat tekanan darah. Kandungan kalium tersebutlah yang berperan dan menghadirkan manfaat untuk mengurangi risiko preeklamsia.

***

Itulah beberapa manfaat buah tin yang populer bagi ibu hamil. Mungkin masih ada manfaat-manfaat lain yang tidak atau belum terpetakan. Namun, bukan berarti Anda bisa makan buah ini secara serampangan, ya. Sebab semua yang berlebihan dan tidak sesuai dengan porsinya akan menimbulkan efek yang buruk bagi tubuh.

Read More

Makan Honeycomb, Menyehatkan atau Malah Berbahaya?

Hidup Sehat

Manusia telah membudidayakan lebah dan mengonsumsi madunya selama ribuan tahun. Bahkan banyak orang gemar mengonsumsi honeycomb atau sarang madu. Banyak manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi honeycomb, seperti menurunkan risiko infeksi hingga hati dan jantung yang lebih sehat. Akan tetapi, mengonsumsi madu langsung dari sarangnya memiliki risiko kesehatannya sendiri. Artikel ini akan membahas pro dan kontra mengonsumsi honeycomb bagi kesehatan tubuh.

Honeycomb kaya akan nutrisi menyehatkan

Honeycomb kaya akan karbohidrat dan antioksidan. Selain itu, honeycomb juga mengandung nutrisi lain dalam jumlah yang lumayan banyak, seperti protein, vitamin, dan mineral, namun terdiri dari 95-99% air dan gula. Karena madu dari honeycomb sama sekali belum diolah, madu tersebut mengandung enzim seperti glucose oxidase yang memberi madu sifat antimikroba dan antibakteri. Enzim-enzim tersebut akan hancur akibat proses pemanasan dan penyaringan yang dilakukan untuk menghasilkan madu-madu komersil. Selain itu, madu mentah juga tidak mengandung pemanis seperti sirup jagung tinggi fruktosa dan lebih banyak mengandung antioksidan apabila dibandingkan dengan madu olahan.

Antioksidan merupakan senyawa tanaman yang bermanfaat dan baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, antioksidan juga dapat melindungi tubuh dari penyakit. Kadar antioksidan dalam madu mentah sebesar 4,3 kali lebih tinggi dari madu olahan. Polifenol merupakan jenis antioksidan utama pada madu. Penelitian menyatakan bahwa antioksidan dapat mengurangi risiko diabetes, dementia, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker. Honeycomb juga mengandung lilin lebah, yang menyediakan asam lemak rantai panjang yang baik untuk kesehatan jantung, dan alkohol. Senyawa-senyawa tersebut dapat membantu mengurangi kadar kolesterol di dalam tubuh.

Mendukung kesehatan jantung

Manfaat honeycomb yang lain adalah kemampuannya dalam mendukung kesehatan jantung. Banyak penelitian menunjukkan bahwa asam lemak rantai panjang dan alkohol yang banyak ditemukan di lilin lebah dapat mengurangi kadar kolesterol darah yang tinggi, yang mana merupakan faktor risiko utama penyebab penyakit jantung. Misalnya saja, satu tinjauan studi menyatakan bahwa alkohol lilin lebah dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL sebesar 29%, di saat yang bersamaan menaikkan kadar kolesterol baik HDL sebesar 8-15%. Akan tetapi, studi pada tinjauan atau review tersebut menggunakan terisolasi dalam kadar yang tinggi dan berasal dari lilin lebah, membuatnya sulit untuk diketahui apakah lilin lebah dari honeycomb dalam jumlah yang kecil akan memberikan efek yang serupa. Meskipun demikian, madu mungkin memiliki kemampuan menurunkan kolesterolnya sendiri.

Satu buah studi kecil memberikan pesertanya 70 gram gula atau madu setiap harinya. Setelah 30 hari, mereka yang menerima madu mengalami kenaikan kolesterol HDL baik sebesar 3.3% dan menurunkan kolesterol LDL jahat sebesar 5.8%. Selain itu, mengganti gula dengan madu juga dapat menurunkan kadar triglyceride sebesar 19%. Selain itu, antioksidan dalam madu juga dapat membantu memperbesar arteri yang menuju ke arah jantung Anda.  Hal ini akan meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah, berpotensi untuk mengurangi risiko penyumbatan darah, serangan jantung, dan stroke.

Honeycomb atau sarang madu merupakan produk lebah alami yang terdiri dari ruang sel berbentuk heksagonal yang seperti lilin dan mengandung madu mentah. Madu dan sarangnya dapat dimakan dan mengandung banyak manfaat kesehatan bagi tubuh, seperti melawan infeksi dan meningkatkan kesehatan jantung. Meskipun demikian, honeycomb kaya akan kandungan gula, sehingga Anda harus mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar.

Read More