Mengupayakan Kesembuhan Otitis Eksterna dari Rumah

Penyakit

Otitis eksterna atau sering disebut swimmer’s ear ini merupakan gangguan kesehatan atau penyakit telinga yang sangat umum terjadi. Banyak sekali orang yang mengeluhkan rasa sakit yang teramat sangat di telinga mereka. Bahkan ada klaim bahwa infeksi telinga ini menyerang hingga jutaan orang pada tiap tahunnya.

Jumlah orang yang terinfeksi bakteri penyebab otitis eksterna ini akan meningkat pada musim panas maupun di beberapa negara yang memiliki iklim tropis. Meski dapat menyerang siapa saja, tetapi kondisi ini cenderung anak-anak karena saluran telinganya lebih sempit.

Seseorang dapat terserang otitis eksterna lantaran mereka lengah terhadap kebersihan telinganya. Kondisi telinga yang lembap dan kotor memungkinkan terjadi penumpukan bakteri di sana. Selanjutnya, bakteri tersebut akan mulai melancarkan aksinya di kulit dalam telinga.

Orang yang terserang otitis eksterna mulanya akan merasakan sensasi penuh atau tersumbat di telinga yang dapat menyebabkan suara teredam. Jika tidak diatasi pada saat itu yang terjadi selanjutnya adalah mereka akan mulai merasakan sakit, terjadi pembengkakan, dan terkadang keluar air.

Tak jarang juga diiringi dengan dering di telinga yang terserang bakteri tersebut. Kondisi ini dikenal sebagai tinitus. Untungnya, gejala otitis eksterna, termasuk gangguan pendengaran, bersifat sementara dan dapat mereda dengan pengobatan.

Selain meminta bantuan tenaga medis, seseorang yang terserang otitis eksterna juga dapat melakukan upaya pengobatan sendiri di rumah. Caranya cukup sederhana dan tidak memerlukan alat atau “obat” yang tak terjangkau. Anda hanya perlu mengetahui apa-apa saja yang diperlukan, seperti:

  • Menggunakan Cuka dan Alkohol

Campurkan cuka putih dengan alkohol, kemudian tuangkan satu sendok teh larutan tersebut ke setiap telinga dan biarkan cairan mengalir keluar lagi. Campuran ini punya fungsi yang mirip dengan obat tetes telinga. Namun, ada baiknya Anda konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin menggunakan obat tetes buatan ini. Dokter perlu memastikan keadaan gendang telinga Anda akan baik-baik saja setelah diteteskan obat alami ini.

  • Tetes Bawang Putih

Bakteri alami yang terdapat dalam bawang putih juga bisa membantu dalam mencegah otitis eksterna. Namun, perlu diingat bahwa obat alami ini tidak boleh digunakan jika gendang telinga rusak atau adanya cairan mengalir dari telinga. Sebaiknya diskusikan perawatan ini dengan dokter terlebih dahulu.

  • Terapi Panas

Untuk mengurangi rasa sakit akibat otitis eksterna, kamu bisa menyediakan botol yang berisi air panas. Letakkan botol air panas dalam keadaan tertutup ke area telinga, kemudian tekan secara lembut.

***

Seperti kata orang bijak bahwa mencegah jauh lebik baik daripada mengobati, tak ada salahnya Anda melakukan beberapa hal sebagai upaya pencegahan dari penyakit yang bisa menyebabkan seseorang kehilangan kemampuan pendengaran sementara ini:

  • Menjaga Telinga tetap Kering

Keringkan telinga sampai bersih setelah berenang, mandi, atau terkena uap air. Usap perlahan secara lembut menggunakan handuk atau kain lembut. Angkat kepala ke samping untuk membantu mengalirkan air dari saluran telinga. Kamu juga dapat mengeringkan telinga dengan alat pengering rambut, pastikan suhunya rendah dan letakkan sekitar 0,3 meter dari telinga.

  • Hindari Meletakan Benda Asing ke Telinga

Jangan pernah mencoba menggaruk atau menggali kotoran telinga dengan benda-benda seperti kapas, klip kertas, atau jepit rambut. Barang-barang ini dapat mengiritasi kulit tipis di dalam telinga bahkan menghancurkan kulit. Hindari juga kebiasaan menggaruk telinga bagian dalam dengan menggunakan jari untuk mencegah infeksi atau kondisi otitis eksterna.

  • Lindungi Telinga dari Iritasi

Letakkan bola kapas di telinga saat kamu sedang menggunakan produk seperti semprotan rambut atau pewarna rambut. Gunakan juga penutup kepala yang sesuai saat berenang dan mandi untuk mencegah masuknya air ke dalam telinga dan menyebabkan iritasi. Iritasi inilah “jalan masuk” bakteri atau kuman penyebab otitis eksterna.

Read More