Tidak Hanya Anak-Anak, Orang Dewasa juga Rawan Terkena Bullying di Tempat Kerja

Kesehatan Mental
waspada perilaku bullying di tempat kerja

Mungkin sebagian besar orang akan beranggapan bahwa tindakan bullying umumnya dialami oleh anak-anak. Kenyataannya, banyak juga orang dewasa yang menjadi korban bullying di tempat kerja. Serupa dengan bentuk tindakan bullying pada anak, bullying di tempat kerja juga dapat berbentuk verbal maupun fisik. Contoh sederhananya, yaitu ketika seseorang diberikan beban kerja secara berlebihan, menerima gosip atau rumor yang tidak benar, atau bisa juga menerima kritik tanpa disertai dengan alasan yang jelas.

Berdasarkan sebuah survei yang dilakukan, bullying di tempat kerja biasanya dilakukan oleh pria dan menyasar target wanita. Dari survey ini diketahui, bahwa kantor tempat bekerja belum memberikan sanksi atau hukuman yang tegas pada para perundung. Hanya sekitar 11 persen perundung yang diberikan hukuman, namun mereka tetap diberikan kesempatan mempertahankan posisinya.

Apa saja tanda seseorang mengalami bullying di tempat kerja?

Meskipun memang terdapat pendapat atau persepsi yang cukup subjektif mengenai tanda seseorang mengalami bullying di tempat kerja, namun secara garis besar, terdapat tipe dan definisi yang dapat Anda waspadai, antara lain:

  • Instansi atau kelembagaan

Tindakan bullying jenis instansi atau kelembagaan ini terjadi saat tempat kerja membiarkan adanya perilaku penindasan di antara karyawannya. Jenis bullying di tempat kerja ini dapat berupa pemecatan dengan alasan karyawan melawan, menargetkan output pekerjaan secara tidak wajar, dan jam kerja yang berlebihan.

  • Verbal

Bentuk bullying di tempat kerja secara verbal biasanya diterima dapat bentuk ejekan, lelucon satu pihak, gosip, penghinaan, atau penyalahgunaan lisan lainnya. Sebagai contoh, Anda mendengar rumor atau gosip tentang diri Anda sendiri yang dianggap oleh orang-orang melanggar norma masyarakat, sehingga Anda dikucilkan dari pergaulan kolega di kantor.

  • Prestasi atau raihan kerja

Tipe bullying di kantor seperti ini terjadi ketika hasil kerja, prestasi, maupun raihan target Anda dicuri, diklaim, atau dirusak oleh pihak lain.

  • Intimidasi

Bentuk intimidasi yang Anda terima dari bos maupun kolega Anda dapat berupa ancaman maupun pengucilan sosial. Kemungkinan besar hal ini terjadi ketika Anda menolak permintaan tertentu dari atasan Anda.

  • Pembalasan dendam

Tipe bullying di tempat kerja yang satu ini, merujuk pada kondisi, seperti ketika atasan Anda menolak untuk mempromosikan Anda, karena Anda pernah berdebat atau berselisih paham dengan yang bersangkutan. 

Tindakan bullying di tempat kerja dapat dilakukan, baik oleh atasan maupun kolega kerja Anda. Namun, memang secara umum, atasan cenderung melakukan bullying, karena memiliki kuasa lebih besar jika dibanding dengan diri Anda. Di bawah ini, terdapat contoh lain dari tanda bullying di tempat kerja yang mungkin terjadi:

  • Tidak diikutsertakan pada acara kantor atau topik pembicaraan yang menyangkut pekerjaan Anda.
  • Saat Anda memasuki ruangan, kolega Anda akan tiba-tiba berhenti mengobrol atau bahkan menjauhi Anda dan keluar ruangan.
  • Tidak jarang, Anda akan diberikan pekerjaan yang berada di luar tanggung jawab Anda tanpa adanya instruksi dan penjelasan sebelumnya.
  • Merasa gelisah dan murung setiap kali Anda berangkat kerja.
  • Hilangnya barang-barang pribadi Anda, baik itu dokumen kerja maupun barang lain.
  • Adanya rasa takut dan ragu, jika secara tiba-tiba dipindahkan atau bahkan dipecat dari pekerjaan Anda.
  • Diminta untuk melakukan pekerjaan sulit atau tidak begitu penting dan akan menerima kritikan jika tidak dapat menyelesaikannya. 
Read More