Selain Pusar Berair, Waspada dengan Masalah Pada Pusar Berikut

Hidup Sehat

Pernahkan Anda memperhatikan pusar Anda? Beberapa orang bahkan tidak terlalu memperhatikan pusar mereka, padahal pada bagian tubuh tersebut terdapat sedikit kotoran yang menumpuk dan lama kelamaan bisa menyebabkan masalah yang lebih besar.

pusar berair

Bahkan tidak sedikit pusar berair dan bisa menimbulkan sedikit bau. Akan tetapi, sedikit bau dari pusar biasanya bukanlah masalah besar. Namun, bila bau yang ditimbulkan semakin pekat, pusar berair hingga menimbulkan nyeri maka ada baiknya untuk segera menghubungi dokter. Berikut beberapa masalah pusar yang umum terjadi.

Masalah yang terjadi pada pusar

  1. Pusar berair

Kondisi ini biasanya bisa menjadi sebuah tanda bahwa pusar Anda mengalami infeksi yang diakibatkan adanya bakteri, jamur, dan kuman lain yang ada di dalam pusar. Cairan tersebut umumnya berwarna putih, kekuningan hingga kecoklatan. Bahkan bukan tidak mungkin akan berkembang menjadi perdarahan.

Ada beberapa hal yang menyebabkan pusar berair yang dapat menimbulkan bau, seperti:

  • Infeksi bakteri, pusar rata-rata adalah rumah bagi hampir 70 jenis bakteri yang berbeda. Jika Anda tidak membersihkan area tersebut dengan baik, bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi. Infeksi bakteri tersebut tersebutlah yang menyebabkan keluar cairan berwarna kuning atau hijau dan berbau busuk hingga berkembang dan pusar mengalami pembengkakak, nyeri, dan terdapat luka pada sekitaran pusar.
  • Infeksi jamur, penyebab lain dari pusar berair adalah kandidiasis yaitu infeksi jamur yang disebebkan oleh Candida. Sejenis jamur yang biasanya tumbuh di area tubuh yang lembab dan gelap. Pun dapat terjadi pada lipatan kulit, seperti area selangkangan dan di bawah lengan Anda. Jamur tersebut pun bisa menetap di pusar Anda terutama jika Anda tidak menjaga kebersihannya. Kandidiasis pada pusar akan menyebabkan ruam merah yang gatal dan mengeluarkan cairan di pusar berwarna putih kental.
  • Diabetes, hal lain penyebab keluarnya cairan di pusar adalah orang yang menderita diabetes. Pasalnya, penderita diabetes memiliki risiko yang lebih besar terkena infeksi jamur. Pun, bukan tidak mungkin penderita diabetes akan mengalami infeksi jamur pada pusar juga.
  • Adanya benjolan di atau dekat tombol perut

Beberapa orang ada yang memiliki benjolan dekat atau di pusar sejak mereka lahir. Namun, ada pula orang yang merasakan benjolan baru-baru ini. Berikut beberapa masalah yang menyebabkan munculnya benjolan tersebut:

  • Hernia, kondisi ini muncul ketika sebuah lubang berbentuk di otot perut Anda sehingga membuat bagian usus mendorong dan menyebabkan benjolan tersebut. Hernia di dalam atau di dekat pusar disebut hernia umbilikalis. Tanda yang muncul pada kondisi tersebut, seperti tonjolan atau benjolan akan hilang saat Anda berbaring dan akan terasa nyeri semakin parah dari waktu ke waktu, terutama saat Anda mengangkat, mengejan, atau duduk dan berdiri dalam waktu yang lama.
  • Omphalitis, jika Anda merasa ada seperti batu di dalam pusar Anda bisa jadi hal tersebut adalah omphalitis atau infeksi tali pusar.
  • Kemerahan, panas, bengkak di dekat tindikan

Jika Anda memiliki tindikan di pusar, maka memerlukan perhatian ekstra. Karena dapat berkembang menjadi sebuah infeksi. Jika infeksi terjadi maka akan menyebabkan kemerahan, kulit terasa panas saat disentuh, rasa sakit pada daerah pusar, pengerasan kulit, pengelupasan hingga pusar berair. Jika Anda mengalami hal tersebut, ada baiknya untuk segera menemui dokter, karena mungkin Anda membutuhkan antibiotik. Jika salah satu penyebab di atas membuat Anda demam, kemerahan pada bagian pusar atau sekitarnya, nyeri pada perut, nyeri saat buang air kecil hingga pusar berair sampai mengalami perdarahan, saat itulah Anda harus segera menemui dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*