Penelitian Mengenai Percobaan Bunuh Diri

Kesehatan Mental

Sebuah penelitian baru menunjukkan, orang melakukan percobaan bunuh diri karena mereka tidak dapat menahan rasa sakit psikologis mereka dan ragu apakah kondisi tersebut akan menjadi lebih baik.

Rasa sakit yang bercampur dengan rasa bersalah, amarah, dan penyesalan menghasilkan psikologis yang pahit, yang rasanya perlu waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun untuk dihilangkan.

Mungkin tidak ada tanda peringatan yang jelas mengenai percobaan bunuh diri pada seseorang dan Anda mungkin bertanya-tanya petunjuk apa yang mungkin Anda lewatkan. Seringkali, banyak faktor bergabung untuk menuntun seseorang pada keputusan untuk bunuh diri.

Satu pertanyaan yang ditanyakan setiap orang tanpa kecuali adalah, kenapa? Mengapa teman, anak, orang tua, pasangan, atau saudara mereka bunuh diri? Bahkan ketika catatan yang menjelaskan alasan percobaan bunuh diri ditemukan, pertanyaan yang tertinggal biasanya tetap ada. 

Orang yang ingin atau melakukan percobaan bunuh diri pada umumnya, mereka merasa cukup putus asa sampai ingin mati, tetapi mengapa mereka merasakan itu? 

Berdasarkan hasil penelitian E. David Klonsky, psikolog di University of British Columbia di Kanada, terdapat dua motivasi yang diterapkan pada semua orang yang mencoba melakukan percobaan bunuh diri, antara lain rasa sakit psikologis yang tak tertahankan dan keputusasaan bahwa segala sesuatunya akan menjadi lebih baik.

Berikut hasil penemuan yang dapat diaplikasikan pada dokter yang mencoba mengidentifikasi pasien mana yang paling beresiko untuk bunuh diri:

  • Sakit yang hebat

Penelitian sebelumnya sering berfokus pada bagaimana demografi atau genetika dapat berperan dalam risiko bunuh diri. Misalnya, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa anak-anak dengan autisme memiliki resiko bunuh diri yang lebih tinggi, dan penelitian terbaru menemukan peningkatan tajam angka bunuh diri di kalangan baby boomer. Depresi juga terkait dengan bunuh diri.

Tetapi generalisasi yang luas seperti itu tidak memberikan panduan yang berguna bagi dokter untuk mengidentifikasi pasien yang paling beresiko.

Untuk melakukannya, peneliti pertama-tama harus mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang apa yang membuat orang mencoba bunuh diri. Sebagian besar hasil penelitian menunjukkan banyak sekali, orang-orang mengatakan mereka mencoba bunuh diri karena tekanan psikologis yang tak tertahankan. Sebagian besar juga telah memikirkan tentang bunuh diri selama bertahun-tahun.

  • Keberanian

Namun, mungkin ada lebih perbedaan antara orang yang berpikir tentang bunuh diri dan orang yang melakukan percobaan bunuh diri. Penelitian lain menunjukkan bahwa orang yang menderita depresi yang tidak melakukan percobaan bunuh diri mungkin sama tidak bahagia dan putus asa, tetapi lebih takut akan gagasan itu daripada mereka yang mencoba bunuh diri.

Tetapi orang yang mencoba bunuh diri tidak begitu takut akan rasa sakit dan kematian.  Orang yang memiliki riwayat memotong diri sendiri, misalnya, mungkin tidak terlalu takut untuk mencoba bunuh diri dibandingkan mereka yang tidak. Oleh karena itu, rasa keterhubungan dengan orang lain dengan keluarga, komunitas, dengan teman  adalah faktor pelindung penting yang membuat orang terikat pada kehidupan dan ingin hidup meskipun mereka memiliki keputusasaan atau rasa sakit.

Percobaan bunuh diri merupakan hal yang serius. Jika Anda memiliki pikiran untuk bunuh diri atau orang yang Anda cintai berada dalam bahaya, segera caru bantuan dari ahli medis atau kesehatan mental.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*