Cara Cepat Menghafal dalam Belajar, Berikut Kiat-kiatnya!

Kesehatan Mental

Banyak orang mencari-cari cara cepat menghafal sebab ingatan manusia diklasifikasikan menjadi dua jenis, yakni ingatan jangka pendek dan jangka panjang. Terkadang, hal yang seharusnya bisa kita ingat dalam jangka panjang, malah tersimpan dalam memori di ingatan jangka pendek. Tidak heran, jika Anda seringkali lupa dan butuh waktu lama untuk mengingat-ingat memori tersebut.

Jika Anda ingin menghafal sesuatu dengan cepat dan menyeluruh, pengulangan tidak akan mengingatkan sesuatu. Masalahnya adalah, mengingat sesuatu membutuhkan pembelajaran dan kita semua belajar dengan cara yang berbeda.

Lantas, apa dan bagaimana sih kiat mudah dan cepat menghafal?

Ketahui Gaya Belajar Anda

Pertama-tama untuk menemukan cara cepat menghafal, pastikan Anda mengetahui gaya belajar Anda. Apakah Anda seorang pembelajar dengan metode auditori, visual, atau eksperimental?

Jika Anda seorang pembelajar auditori, maka cara paling efektif bagi kalian untuk memahami informasi adalah dengan mendengarkannya. Sementara pembelajar visual menyukai melihat sesuatu yang menarik sebelum mulai mempelajarinya. Jenis pembelajaran eksperimental lebih mirip dengan belajar dari peristiwa dan pengalaman (melakukan sesuatu dengan materi).

Sebagian besar dari kita adalah kombinasi dari setidaknya dua kategori di atas, berikut merupakan langkah yang paling cocok untuk gaya belajar Anda yang paling menyenangkan sehingga dapat mulai menghafal hal-hal dengan cepat dan efisien.

1. Persiapan

Untuk mengoptimalkan proses menghafal Anda, perhatikan lingkungan mana yang Anda pilih. Bagi kebanyakan orang, mereka akan memilih area dengan sedikit gangguan, meskipun beberapa orang berhasil belajar di area publik. Ketahui kondisi yang paling kondusif untuk proses pembelajaran Anda.

Kemampuan kita untuk mengingat informasi berasal dari kekuatan antara neuron dalam pikiran kita, yang dihubungkan oleh sinapsis. Semakin Anda menjalankan sinaps (pengulangan), maka semakin kuat ingatan yang kita miliki dan menghasilkan kemampuan untuk menghafal.

Salah satu kunci untuk memperkuat ingatan adalah melatih fokus. Cobalah mengurangi melakukan hal-hal yang bisa mengalihkan fokus Anda. Media sosial biasanya menjadi pengalih fokus yang paling kuat. Berbagai studi sudah membuktikan bahwa media sosial memang bisa mengurangi kemampuan fokus kita. Cobalah untuk membuat situasi yang kondusif saat kita latihan menghafal dan jauhkan dari hal yang bisa mendistraksi.

2. Rekam Apa yang Anda Hafalkan

Jika kamu diharuskan mengingat apa-apa yang dikatakan oleh seseorang, usahakan untuk merekamnya dalam bentuk suara. Pilihlah pelajaran yang perlu Anda hafalkan, rangkum, dan rekam dengan suara di kaset atau ponsel dan dengarkan rekaman tersebut sesering mungkin. Cara ini sangat efektif bagi mereka yang terbiasa belajar dengan cara mendengar.

3. Tulis Semua yang Perlu Anda Hafal

Tulis dan tulis ulang semua informasi di atas kertas. Terbukti secara ilmiah bahwa menulis dengan tangan (bukan pada komputer, misalnya) membantu otak kita untuk memperbaiki data dengan lebih baik.

Teknik ini juga akan membantu Anda menjadi lebih akrab dengan apa yang ingin dihafal. Menulis ditambah dengan mendengarkan apa yang tengah Anda pelajari diyakini menjadi salah satu cara cepat menghafal.

4. Membaca Ulang Catatan

Anda bisa membaca ulang berkali-kali catatan yang sudah dibuat agar gagasan dalam catatan tersebut bisa tertanam dalam-dalam di pikiran. Jika sudah merasa bisa menghafalnya di luar kepala, cobalah bicarakan catatan tersebut dengan lantang tanpa harus melihat teks yang telah dibuat.

Ini akan membuat semua pengetahuan yang telah dipelajari tetap dalam ingatan. Tetapi jangan pernah beranjak ke bagian informasi selanjutnya sampai benar-benar telah menghafal atau menguasai satu informasi tertentu.

5. Sharing Hafalan dengan Orang Lain

Berbicara sendiri di depan kaca atau dengan memperagakan seolah-olah sedang mengajar akan membantu seseorang untuk mengingat lebih kuat dan membuat otak tidak mudah lupa. Mungkin Anda juga bisa meminta bantuan teman agar materi yang kamu serap itu sudah bisa dipahami dengan baik.

Cobalah jelaskan kepada teman mengenai apa yang saja baru dipelajari supaya bisa mempertajam ingatan Anda. Berdiskusi pun nyatanya bisa semakin memperkuat ingatan seseorang terhadap suatu hal. Jadi, belajar tanpa diskusi itu sebenarnya kurang efektif untuk menanamkan pemahaman ke dalam ingatan.

6. Memiliki Motivasi Lebih

Stres yang membuat kita menjadi semakin sehat dan pintar adalah dengan memaksakan diri terutama melalui semangat dan motivasi. Stres akan menyebabkan hormon adrenalin kita terpompa sehingga kemampuan yang kita miliki akan keluar semuanya.

Begitu juga jika kamu ingin cepat menghafal, Anda harus memiliki motivasi yang bisa mendorong dan mengeluarkan semua kekuatan otakmu.

Itulah beberapa tips cara cepat menghafal saat belajar yang bisa Anda coba untuk membantu memudahkan dalam menghafal sesuatu. Otak kita sebenarnya bisa dibayangkan sebagai hardisk komputer yang bisa menanamkan ingatan yang sangat banyak jumlahnya. Akan tetapi, kita perlu memanejemen diri agar apa yang kita hafalkan itu tidak termasuk ke dalam temporary files yang bisa terhapus sewaktu-waktu.

Read More
depresi hingga ingin bunuh diri

Ini Tanda Depresi yang Mengarah pada Keinginan Bunuh Diri

Kesehatan Mental

Depresi merupakan salah satu masalah kejiwaan yang paling umum terjadi. Sayangnya, kondisi ini masih kerap dipandang sebelah mata. Kesadaran untuk memeriksakan dan menjalani perawatan akibat depresi, juga masih rendah.

Padahal, pada keadaan yang parah, depresi dapat memicu timbulnya keinginan bunuh diri. Bunuh diri bisa dicegah, asal Anda menyadari hal-hal yang harus diwaspadai. Karena itu, hilangkan stigma, dan kenali lebih jauh mengenai depresi serta tanda-tandanya.

Kenali Tanda yang Muncul pada Penderita Depresi

Tidak semua penderita depresi memiliki pengalaman yang sama dalam penyakit ini. Meski begitu, terdapat beberapa tanda dan gejala yang bisa dikenali, Pada penderita depresi, tanda dan gejala ini tidak hanya muncul sesekali, melainkan terus-menerus, selama beberapa minggu atau bulan.

Selain itu, tanda dan gejala yang muncul juga cukup parah, hingga dapat mengganggu kehidupan sosial, pekerjaan, serta hubungan dengan keluarga. Beberapa kondisi yang dapat dilihat sebagai tanda dan gejala depresi adalah:

  • Suasana hati yang buruk, atau kesedihan yang dirasakan terus-menerus
  • Merasa tidak ada harapan atau pertolongan yang bisa didapatkan
  • Memiliki rasa percaya diri yang rendah, selalu ingin menangis, dan diliputi rasa bersalah
  • Tidak memiliki motivasi dan daya tarik terhadap sesuatu
  • Selalu merasa cemas
  • Memiliki keinginan untuk bunuh diri, atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri

Secara fisik, depresi juga dapat menimbulkan dampak pada tubuh, di antaranya:

  • Bergerak atau berbicara lebih lambat dari biasanya
  • Perubahan berat badan (penurunan maupun kenaikan berat badan), dan nafsu makan
  • Konstipasi
  • Rasa nyeri dan sakit yang tidak bisa dijelaskan asalnya
  • Kekurangan energi dan kehilangan libido
  • Perubahan siklus menstruasi
  • Mengalami gangguan tidur

Kenali Tanda-tanda Ingin Bunuh Diri

Pada kondisi yang parah, depresi dapat memicu munculnya keinginan bunuh diri. Orang yang ingin bunuh diri tidak melihat mati sebagai tujuan. Tujuan utamanya adalah untuk menghilangkan rasa sakit yang dirasakan.

Karena itu, jangan pernah menganggap keinginan untuk bunuh diri hanya sebagai ancaman. Jika Anda menemui tanda-tanda seperti di bawah ini pada seseorang, segera berikan pendampingan serta cari bantuan profesional.

  1. Terus Berbicara Mengenai Kematian

Beberapa orang berbicara secara terbuka mengenai keinginannya untuk bunuh diri, atau selalu membicarakan tentang sesuatu yang berhubungan dengan kematian. Mereka bisa jadi telah mencari tahu berbagai cara untuk bunuh diri, atau bahkan membeli peralatan untuk menjalankan keinginan tersebut.

  • Telah Membuat Rencana untuk Bunuh Diri

Orang yang ingin bunuh diri mungkin telah mempersiapkan tahapan-tahapan tertentu, seperti membuat surat wasiat, memberikan barang-barang miliknya, dan mengucapkan selamat tinggal pada orang-orang di sekitarnya.

  • Menjauh dari Orang Sekitar

Ketika seseorang tiba-tiba menjauhkan diri dari teman dekat, keluarga, serta kehilangan ketertarikan dalam berbagai kegiatan dan menjadi penyendiri, maka kondisi tersebut bisa jadi merupakan tanda munculnya keinginan untuk bunuh diri.

  • Terlihat Menderita

Orang yang ingin bunuh diri menyampaikan rasa sakit begitu hebat, yang dirasakannya. Selain itu, juga muncul pemikiran bahwa dirinya merupakan beban bagi orang lain.

  • Suasana Hati dan Pola Tidur Tidak Teratur

Orang yang depresi umumnya merasakan marah, sedih, cemas, mudah kesal, dan agresif. Namun, ketika perilakunya tiba-tiba berubah menjadi tenang, maka pikiran untuk bunuh diri bisa jadi telah muncul. Pola tidur orang yang ingin bunuh diri juga dapat berubah menjadi jauh lebih sering, atau malah berkurang drastis.

Jika Anda melihat tanda-tanda depresi, yang bahkan mengarah kepada keinginan untuk bunuh diri, maka segera bantu penderitanya untuk mencari bantuan profesional. Jangan pernah meremehkan depresi serta tanda ingin bunuh diri. Dengan begitu, bisa jadi Anda telah menyelamatkan nyawanya.

Read More