Jauhi 5 Pantangan Pasca Operasi Angkat Rahim agar Cepat Pulih

Kesehatan Wanita

Operasi angkat rahim umumnya dilakukan pada wanita yang mengalami penyakit tertentu maupun kasus perdarahan sangat berat setelah persalinan. Dalam dunia medis, operasi angkat rahim atau histerektomi adalah tindakan pembedahan yang bertujuan untuk mengangkat rahim (uterus) pada wanita. Dengan diangkatnya rahim, seorang wanita tidak akan mengalami menstruasi lagi, sehingga tidak memungkinkan untuk kembali dapat mengandung.

Seorang wanita yang baru mendapati operasi angkat rahim perlu menjauhi pantangan yang dianjurkan oleh dokter. Dengan demikian, pasien dapat pulih dengan cepat dan kembali dapat beraktivitas seperti biasa.

  • Berdiri untuk waktu yang terlampau lama

Salah satu pantangan operasi angkat rahim, yaitu tidak diperbolehkan untuk berdiri dalam waktu yang lama. Pasien yang telah menjadi operasi angkat rahim akan direkomendasikan untuk beristirahat di rumah. Selain itu, pasien juga diminta untuk menjauhi kegiatan yang memerlukan aktivitas berdiri untuk waktu yang terlampau lama. Umumnya, durasi istirahat yang direkomendasikan berlangsung sekitar dua minggu pertama pascaoperasi. Dalam proses pemulihan ini, pasien disarankan untuk lebih banyak berbaring dan duduk. Setelah itu, secara perlahan pasien dapat menambah frekuensi berdiri secara perlahan.

  • Berhubungan seksual

Penting bagi pasien pascaoperasi angkat rahim untuk tidak melakukan hubungan seksual terlebih dulu. Pasalnya, aktivitas berhubungan intim dapat meningkatkan risiko perdarahan. Pantangan untuk berhubungan seksual ini berlangsung sekitar 4-6 minggu pasca operasi angkat rahim.

Bukan tanpa alasan mengapa pasien operasi angkat rahim disarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual terlebih dulu. Hal ini bertujuan agar vagina dapat lebih cepat pulih dan mencegah kemungkinan perdarahan berlebih. Selain itu juga, hormon reproduksi pasien akan terganggu pascahisterektomi. Oleh karena itu, perlu beberapa waktu agar kondisi ini kembali normal. Di samping itu, terdapat pula kemungkinan lain, yaitu kondisi vagina kering yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan nyeri ketika berhubungan seksual.

Setelah durasi pemulihan tersebut, pasien dapat beraktivitas seksual secara normal.

  • Melakukan kegiatan yang membutuhkan kekuatan fisik besar

Pantangan setelah operasi angkat rahim selanjutnya adalah mengangkat benda berat maupun melakukan pekerjaan yang berat secara fisik. Alasannya, setelah operasi tersebut, jaringan dan otot di sekitar bagian perut dan rahim membutuhkan waktu untuk kembali pulih. Jika pantangan ini dilanggar, khawatir pasien akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih.

Durasi pantangan ini berkisar dari 6-8 minggu setelah operasi angkat rahim dilakukan. Kegiatan dengan aktivitas berat termasuk menggendong anak atau memindahkan benda dengan massa yang berat. Sebagai alternatif, Anda dapat meminta tolong anggota keluarga lain untuk membantu aktivitas tersebut.

  • Kembali bekerja di kantor

Pasien operasi angkat rahim tidak dianjurkan untuk langsung kembali bekerja, terutama jika pekerjaan tersebut tergolong berat. Anjuran dokter untuk pantangan ini berjangka sekitar 2-3 minggu, bahkan 6 minggu bagi pasien dengan kasus tertentu. Meskipun begitu, durasi pantangan ini bergantung pada kondisi masing-masing pasien dan dipengaruhi oleh kemampuan pasien itu sendiri, seberapa cepat tubuhnya dapat pulih.

  • Mengenakan tampon

Pantangan pascahisterektomi selanjutnya yang perlu Anda jauhi terlebih dulu adalah mengenakan tampon. Hal ini bertujuan untuk menghindari risiko infeksi.

Pasca operasi angkat rahim, pasien akan mengeluarkan cairan atau darah dari vagina. Sebagai alternatif, Anda dapat mengenakan pembalut biasa jika dibandingkan dengan tampon.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*