ingus bau

Ingus Bau pada Anak Pertanda Benda Asing Masuk Hidung?

Penyakit

Gangguan kesehatan atau penyakit yang dialami anak-anak seringkali susah dideteksi, terlebih jika orang tua tidak mampu mencari tahu lebih dalam. Anak-anak terutama balita memiliki rasa penasaran yang cukup tinggi. Mereka mempunyai kebiasaan memasukkan benda asing ke mulut, bahkan hidung. Kondisi ini tidak bisa dianggap remeh karena dapat mengakibakan gangguan serius. Salah satu cara untuk mengetahui adanya benda asing masuk ke hidung yaitu keluarnya ingus yang beraorama tidak sedap.  

Apa saja tanda-tandanya?

Benda asing yang masuk hidung secara alami akan dilokalisir oleh tubuh dengan cara tubuh memproduksi lendir berlebihan, berwarna kehijauan, dan berbau busuk. Masuknya benda asing akan menyebabkan infeksi di dalam hidung. Kejadian ini biasanya terjadi pada anak-anak berumur 1-3 tahun karena rasa penasaran mereka yang masih cukup tinggi Beberapa kasus diantaranya ditemukan pada anak yang mengalami keterbelakangan mental.

Benda asing akan dibungkus mineral kalsium sehingga terbentuk rhinolit jika berada di dalam hidung dalam waktu yang lama. Benda asing yang masuk hidung bisa berupa manik-manik, kelereng, batu kecil, atau bahkan koin. Berdasarkan Journal Hindiawi, rinolit mungkin akan bertambah besar jika tidak segera dikeluarkan dan mengakibatkan keluhan yang lebih berat seperti nyeri wajah, sakit kepala, dan gangguan pernapasan. Jika terdapat benda asing masuk hidung, anak akan menunjukkan ketidaknyamanan dengan tanda-tanda berikut ini:

  • Mengaku sulit bernafas
  • Nafas bunyi atau berisik
  • Nyeri sekitar hidung
  • Hidung meler terus menerus, biasanya hanya terjadi pada salah satu lubang hidung
  • Ingus bau
  • Mimisan

Bagaimana cara mengeluarkan benda asing?

Orang tua sebaiknya tidak panik saat mengetahui terdapat benda asing masuk ke dalam hidung anak serta usahakan untuk tidak mengambil benda mengguanakan cotton buds atau benda panjang lainnya karena bisa mengakibatkan benda masuk terlalu dalam. Berikut ini cara yang bisa dilakukan orang tua:

  1. Cek apakah terdapat benda asing di dalam hidung. Anda bisa menanyakan kepada anak benda apa yang telah dimasukkan. Jika benda tersebut mengandung bahan kimia, seperti baterai segera bawa ke rumah sakit karena akan mengakibatkan keracunan dalam waktu singkat.
  2. Tenangkan anak dan ajari cara bernafas menggunakan mulut. Kebanyakan anak justru menghirup lebih dalam jika mengetahui ada yang mengganjal di dalam rongga hidung mereka. Peluk anak dan jelaskan bahwa semuanya akan baik-baik saja.
  3. Minta anak duduk dan mencondongkan badan ke depan. Sebaiknya tidak meminta anak berbaring. Dengan mencondongkan badan ke depan, gaya gravitasi akan membantu mengeluarkan benda asing.
  4. Lakukan pengecekan secara visual. Gunakan senter untuk penerangan. Jika tidak menemukan benda apapun di dalam hidung, segera hubungi dokter untuk tindakan lanjutan.
  5. Minta anak untuk meniup lewat hidung. Anda bisa membantunya dengan menutup lubang hidung satunya.
  6. Mencoba mengeluarkan benda dengan penjempit tumpul dan lembut. Hal ini dilakukan jika Anda menemukan benda berukuran cukup besar di dalam hidung. Hindari jika benda asing berukuran kecil karena dapat semakin mendorongnya masuk lebih dalam.

Cara-cara tersebut mungkin akan berhasil untuk kondisi tertentu, tapi akan lebih aman jika memeriksakannya ke dokter. Apabila terjadi rinolith berukuran besar, dokter akan melakukan pemindaian melalui endoskopi, kemudian dilanjutkan operasi jika diagnosa telah terbukti.

Ciri-ciri penyakit berdasarkan warna ingus Ingus yang berwarna bening dan jernih merupakan lendir normal, meskipun tergantung berapa banyaknya lendir yang dihasilkan. Meskipun warna ingus bening tidak selamanya menjamin kesehatan Anda, beberapa kasus menunjukkan ingus bening menjadi pertanda alergi sinusitis jika disertai keluhan lainnya. Apabila berwarna putih atau kuning kehijauan, artinya Anda sedang flu. Warna merah atau oranye kecoklatan menandakan iritasi atau luka di dalam saluran pernapasan. Warna hitam menandakan Anda merupakan perokok aktif. 

Tags: 

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*