Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Splenomegali

Penyakit

Splenomegali merupakan sebuah kondisi yang terjadi saat limpa Anda membesar. Kondisi ini sering dikenal dengan sebutan pembesaran limpa. Limpa merupakan bagian dari sitem limfatik yang membantu sistem kekebalan tubuh dalam menyimpan sel darah putih dan membantu produksi antibodi. Organ penting ini terletak di bawan tulang rusuk kiri, dan memiliki peran yang sangat penting dalam menyaring bakteri yang tertutup antibodi, memproses ulang sel-sel darah merah yang tua, serta mendaur ulang zat besi dalam hemoglobin. Limpa sangat penting dibutuhkan tubuh untuk melawan infeksi karena limpa merupakan sumber 2 jenis sel darah putih, sel B dan sel T. Sel-sel darah putih tersebut melindungi tubuh dari bakteri dan infeksi.

Gejala splenomegali yang perlu diwaspadai

Beberapa orang dengan splenomegali atau pembesaran limpa tidak menunjukkan gejala apapun, dan kondisi ini baru akan ditemukan saat pasien menjalani pemeriksaan fisik rutin. Apabila Anda memiliki tubuh yang kurus, sangat mungkin Anda dapat merasakan adanya pembesaran limpa lewat kulit tubuh yang terlihat benjol di bagian bawah tulang rusuk. Selain itu, gejala umum splenomegali adalah timbulnya rasa sakit atau tidak nyaman di bagian kiri atas perut, tempat di mana limpa berada.

Anda juga akan merasa kenyang meskipun hanya makan dalam jumlah yang sedikit. Hal ini biasanya terjadi ketika limpa membesar dan menekan lambung. Apabila limpa menekan organ tubuh lain, hal ini dapat memengaruhi aliran darah ke limpa, sehingga dapat membuat limpat tidak mampu menyaring darah dengan baik. Selain itu, apabila menjadi terlalu besar, limpa dapat membersihkan sel darah merah dari darah dalam jumlah yang terlalu banyak. Tidak memiliki cukup sel darah merah dapat menyebabkan sebuah kondisi yang bernama anemia. Di sisi lain, apabila limpa tidak mampu menciptakan sel darah putih dalam jumlah yang cukup karena pembesaran, Anda akan lebih mudah dan rentan terkena infeksi.

Penyebab splenomegali

Beberapa penyakit dan kondisi medis tertentu dapat menyebabkan pembesaran limpa. Infeksi, contohnya mononucleosis, merupakan salah satu penyebab utama splenomegali. Gangguan pada hati, misalnya akibat fibrosis kistik dan sirosis, juga dapat menyebabkan pembesaran limpa. Penyebab lain splenomegali adalah rheumatoid arthritis, yang menyebabkan peradangan pada sistem limfik. Karena limpa adalah bagian dari sistem limfik, peradangan tersebut dapat menyebabkan limpa menjadi membesar.

Faktor risiko dan komplikasi

Setiap orang, tidak peduli jenis kelamin ataupun usia, dapat menderita pembesaran limpa. Namun, mereka yang memiliki risiko lebih tinggi untuk terkena splenomegali di antaranya adalah:

  • Anak-anak dan remaja yang menderita infeksi seperti mononucleosis
  • Orang-orang yang menderita penyakit Gaucher, penyakit Niemann-Pick, dan beberapa gangguan metabolisme turunan yang memengaruhi hati dan limpa
  • Orang-orang yang hidup atau bepergian ke daerah-daerah di mana penyakit malaria umum dijumpai.

Splenomegali memiliki risiko komplikasi yang cukup parah, di antaranya adalah infeksi. Limpa yang membesar dapat mengurangi jumlah sel darah merah sehat, platelet, dan sel darah putih di aliran darah, yang dapat menyebabkan infeksi, pendarahan, serta anemia. Selain infeksi, limpa yang membesar membuatnya rentan rusak atau pecah. Bahkan limpa yang sehat sangat lembut dan mudah cidera, terutama apabila seseorang mengalami kecelakaan kendaraan bermotor. Kemungkinan untuk rusak dan cidera meningkat apabila limpa Anda membesar akibat splenomegali. Limpa yang rusak atau cidera dapat menyebabkan pendarahan ke dalam rongga perut yang mengancam jiwa.

Read More
pasang gigi palsu

Mau Pasang Gigi Palsu? Kenali Jenisnya Sesuai Kebutuhan

Operasi

Ketika memasuki usia dewasa, kesehatna gigi memang mesti amat dijaga. Alasannya karena gigi-gigi tersebut merupakan gigi permanen yang tidak dapat tumbuh kembali jika patah atau copot. Namun tidak bisa dimungkiri, ada saja situasi yang membuat gigi Anda mengalami kerusakan, entah tergerus sebagian, patah, atau mungkin copot.

Jika sudah demikian, kesehatan dan penampilan gigi menjadi taruhannya. Opsi pasang gigi palsu dapat menjadi pilihan yang patut Anda pertimbangkan. Dengan melakukan pemasangan gigi palsu, Anda akan lebih percaya diri dengan tampilan wajah, mulut, dan gigi Anda secara keseluruhan. Di samping itu, pemasangan gigi palsu yang tepat bisa mencegah infeksi yang timbul apabila tempat bekas gigi tersebut dibiarkan kosong.

Namun sebelum pasang gigi palsu, baiknya Anda mengenali terlebih dahulu jenis-jenisnya. Dengan begitu, Anda bisa memilih pemasangan gigi palsu yang sesuai kebutuhan Anda. Simak jenis-jenisnya di bawah ini.

Gigi Palsu Sebagian

Secara umum, jenis gigi palsu dibagian dua. Salah satunya yang paling familiar adalah jenis gigi palsu sebagian. Jenis gigi palsu ini cocok bagi Anda yang mengalami penggerusan atau patah gigi. Tujuan pemasangan gigi palsu jenis ini untuk mengembalikan bentuk gigi Anda seperti semula, yakni utuh dan sempurna.

Pada pemasangan gigi palsu sebagian, akan ada ada tiruan gigi dari logam atau karet yang dijepitkan pada bagian gigi Anda yang tidak sempurna. Tentunya untuk melakukan pemasangan, dokter sebelumnya akan mengukur terlebih dahulu bentuk kerusakan yang Anda alami. Untuk jenis gigi palsu sebagian sendiri, ada dua pembagian khususnya.

  • Gigi Palsu Mahkota

Model gigi palsu sebagian ini dipasangkan ketika Anda mengalami kondisi satu gigi di bagian rahang bawah atau atas tergerus atau patah. Mahkota ditempatkan di sisa gigi untuk mencegah kerusakan yang lebih parah sekaligus mengembalikan bentuknya agar menjadi utuh.

Mahkota gigi pun terbagi menjadi dua jenis, yakni yang menutupi seluruh gigi atau yang hanya menutupi bagian gigi yang rusak. Gigi palsu berjenis mahkota umumnya dibuat dari logam atau porselen.

  • Gigi Palsu Jembatan

Apabila Anda mengalami kondisi kerusakan gigi pada lebih dari gigi, tapi posisinya berderet, dokter gigi biasanya akan menyarankan Anda untuk pasang gigi palsu berjenis jembatan. Gigi palsu sebagian ini kerap disebut juga sebagai gigi penyangga.

Gigi palsu jenis jembatan dipilih apabila dalam deretan rahang Anda terdapat lebih dari satu gigi yang mengalami ketidakutuhan, namun masih terdapat sisa gigi. Pemasangannya sendiri dilakukan di bagian sisa gigi yang ada untuk menutupi celah yang ada.

Gigi Palsu Lengkap

Ketika kerusakan gigi Anda terlalu parah dan berisiko menimbulkan infeksi, dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan pencabutan. Setelah itu jika Anda ingin pasang gigi palsu, pilihannya adalah menggunakan metode gigi palsu lengkap.

Pemasangan gigi palsu lengkap tentunya dipasang setelah luka pada gigi dan gusi pulih. Pasalnya jika belum pulih, ada kemungkinan bentuk gusi dan tulang rahan berubah. Sama seperti jenis gigi palsu sebagian, ada dua tipe dari jenis gigi palsu lengkap.

  • Implan Gigi

Bahan pembuatan implant gigi biasanya adalah titanium. Bentuk gigi palsu ini sebelum dipasang akan menyerupa bor. Bagian atas disesuaikan dengan bagian kosong yang tadinya merupakan bagian gigi Anda. Bagian bawahnya menyerupai sekrup sebagai bagian untuk ditanam.

Nantinya dokter akan menanam impan gigi yang sudah dibuat dalam tulang rahang. Implan gigi juga akan disatukan dengan jaringan tulang rahang tersebut agar posisinya stabil dan tidak mudah bergeser

  • Gigi Palsu Lepasan

Model lain dari gigi palsu adalah gigi palsu lepasan. Sesuai namanya, jenis gigi palsu yang satu ini tidak menyatu dengan tulang rahang, melainkan bisa dilepas sesuai kebutuhan untuk dibersihkan.

Gigi palsu lepasan umumnya digunakan apabila kerusakan gigi yang parah hingga berakhir pada pencabutan lebih dari satu. Model pemasangannya sendiri dikaitkan dengan gigi lain yang ada di sekitarnya.

***

Sekarang sudah lebih paham bukan jenis-jenis gigi palsu yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan? Sekarang jika mau pasang gigi palsu, kira-kira jenis apa yang akan Anda ambil?

Read More

Mengupayakan Kesembuhan Otitis Eksterna dari Rumah

Penyakit

Otitis eksterna atau sering disebut swimmer’s ear ini merupakan gangguan kesehatan atau penyakit telinga yang sangat umum terjadi. Banyak sekali orang yang mengeluhkan rasa sakit yang teramat sangat di telinga mereka. Bahkan ada klaim bahwa infeksi telinga ini menyerang hingga jutaan orang pada tiap tahunnya.

Jumlah orang yang terinfeksi bakteri penyebab otitis eksterna ini akan meningkat pada musim panas maupun di beberapa negara yang memiliki iklim tropis. Meski dapat menyerang siapa saja, tetapi kondisi ini cenderung anak-anak karena saluran telinganya lebih sempit.

Seseorang dapat terserang otitis eksterna lantaran mereka lengah terhadap kebersihan telinganya. Kondisi telinga yang lembap dan kotor memungkinkan terjadi penumpukan bakteri di sana. Selanjutnya, bakteri tersebut akan mulai melancarkan aksinya di kulit dalam telinga.

Orang yang terserang otitis eksterna mulanya akan merasakan sensasi penuh atau tersumbat di telinga yang dapat menyebabkan suara teredam. Jika tidak diatasi pada saat itu yang terjadi selanjutnya adalah mereka akan mulai merasakan sakit, terjadi pembengkakan, dan terkadang keluar air.

Tak jarang juga diiringi dengan dering di telinga yang terserang bakteri tersebut. Kondisi ini dikenal sebagai tinitus. Untungnya, gejala otitis eksterna, termasuk gangguan pendengaran, bersifat sementara dan dapat mereda dengan pengobatan.

Selain meminta bantuan tenaga medis, seseorang yang terserang otitis eksterna juga dapat melakukan upaya pengobatan sendiri di rumah. Caranya cukup sederhana dan tidak memerlukan alat atau “obat” yang tak terjangkau. Anda hanya perlu mengetahui apa-apa saja yang diperlukan, seperti:

  • Menggunakan Cuka dan Alkohol

Campurkan cuka putih dengan alkohol, kemudian tuangkan satu sendok teh larutan tersebut ke setiap telinga dan biarkan cairan mengalir keluar lagi. Campuran ini punya fungsi yang mirip dengan obat tetes telinga. Namun, ada baiknya Anda konsultasi dengan dokter terlebih dahulu jika ingin menggunakan obat tetes buatan ini. Dokter perlu memastikan keadaan gendang telinga Anda akan baik-baik saja setelah diteteskan obat alami ini.

  • Tetes Bawang Putih

Bakteri alami yang terdapat dalam bawang putih juga bisa membantu dalam mencegah otitis eksterna. Namun, perlu diingat bahwa obat alami ini tidak boleh digunakan jika gendang telinga rusak atau adanya cairan mengalir dari telinga. Sebaiknya diskusikan perawatan ini dengan dokter terlebih dahulu.

  • Terapi Panas

Untuk mengurangi rasa sakit akibat otitis eksterna, kamu bisa menyediakan botol yang berisi air panas. Letakkan botol air panas dalam keadaan tertutup ke area telinga, kemudian tekan secara lembut.

***

Seperti kata orang bijak bahwa mencegah jauh lebik baik daripada mengobati, tak ada salahnya Anda melakukan beberapa hal sebagai upaya pencegahan dari penyakit yang bisa menyebabkan seseorang kehilangan kemampuan pendengaran sementara ini:

  • Menjaga Telinga tetap Kering

Keringkan telinga sampai bersih setelah berenang, mandi, atau terkena uap air. Usap perlahan secara lembut menggunakan handuk atau kain lembut. Angkat kepala ke samping untuk membantu mengalirkan air dari saluran telinga. Kamu juga dapat mengeringkan telinga dengan alat pengering rambut, pastikan suhunya rendah dan letakkan sekitar 0,3 meter dari telinga.

  • Hindari Meletakan Benda Asing ke Telinga

Jangan pernah mencoba menggaruk atau menggali kotoran telinga dengan benda-benda seperti kapas, klip kertas, atau jepit rambut. Barang-barang ini dapat mengiritasi kulit tipis di dalam telinga bahkan menghancurkan kulit. Hindari juga kebiasaan menggaruk telinga bagian dalam dengan menggunakan jari untuk mencegah infeksi atau kondisi otitis eksterna.

  • Lindungi Telinga dari Iritasi

Letakkan bola kapas di telinga saat kamu sedang menggunakan produk seperti semprotan rambut atau pewarna rambut. Gunakan juga penutup kepala yang sesuai saat berenang dan mandi untuk mencegah masuknya air ke dalam telinga dan menyebabkan iritasi. Iritasi inilah “jalan masuk” bakteri atau kuman penyebab otitis eksterna.

Read More

Ketika Anestesi Umum Berujung pada Hal-Hal yang Tidak Diinginkan

Hidup Sehat

Dalam beberapa prosedur medis, utamanya operasi, dibutuhkan sebuah anestesi. Anestesi dapat dimengerti sebagai pembiusan. Ada dua macam anestesi, yakni lokal dan anestesi umum. Yang disebut terakhir dikenal juga dengan bius total. Dua jenis itu memungkinkan pasien tidak merasakan apa yang tengah terjadi pada dirinya.

Namun, pernahkah Anda berpikiran bahwa ada kondisi-kondisi di mana anestesi umum tidak berjalan dengan baik sehingga berujung dengan kondisi “yang menyeramkan”? Ya, nyatanya anestesi umum bisa saja gagal.

Kegagalan atau keberhasilan anestesi umum tidak dapat dipisahkan. Pasalnya, anestesi adalah sebuah sistem yang saling berkaitan. Sistem ini dapat terdiri dari manusia dan juga komponen-komponen teknik, yang dikenal dengan istilah “sistem manusia-mesin (Man-machine system).

Dalam sistem anestesia yang termasuk komponen adalah ahli anestesi, pasien, mesin anestesi, mesin pemantau, personil ruang operasi (ahli bedah, perawat, teknisi), peralatan ruang operasi, dan fasilitas lain juga kebijaksanaan pihak rumah sakit.

Kesemua komponen tersebut harus dipertimbangkan sebagai suatu penyebab timbulnya faktor yang dapat mempengaruhi atau dipengaruhi oleh sistem.

Telah banyak penelitian yang berusaha untuk menentukan kejadian komplikasi akibat anestesi umum. Dari sana, didapat tiga kemungkinan terbesar yang dapat menyebabkan semua itu terjadi. Di antaranya:

  • Kesalahan Manusiawi

Tidak dapat dimungkiri jika manusia adalah tempatnya kesalahan. Oleh karenanya timbul istilah “manusiawi” dalam setiap kekeliruan yang dibuat oleh seorang manusia. Hal ini memang terdengar seperti sebuah pembelaan, tetapi begitulah adanya.

Yang dianggap “manusiawi” di sini adalah kekeliruan perencanaan karena adanya penyebab kurangnya pengetahuan sehingga timbul kegagalan bereaksi terhadap suatu kondisi yang di luar kebiasaan atau hukum yang dianut.

Selain itu juga termasuk di sini adalah kesalahan pelaksanaan yang biasanya akibat ketidakjelasan instruksi. Juga kesalahan karena kegagalan ingatan atau lupa. Ada pendapat yang beranggapan bahwa untuk meningkatkan keamanan dalam anestesia umum secara efektif adalah dengan menghilangkan “kesalahan manusiawi” ini, walaupun hal ini tidak mungkin karena kesalahan adalah karakteristik yang normal untuk manusia.

  • Faktor Manusia

Tak jauh beda dengan fator pertama, tetapi di sini yang dimaksud dengan “faktor manusia” adalah keadaan di mana timbulnya suatu kejadian kritis karena kegagalan bereaksi terhadap informasi yang timbul.

Faktor manusia yang banyak diteliti adalah “kelelahan”. Dikatakan bahwa tidak ada seorang anestesiolog yang boleh dan/atau diwajibkan melakukan rutinitas yang panjang pada keesokan harinya apabila sepanjang malam sebelumnya ia terjaga atau bertugas.

Faktor lainya adalah ketergesa-gesaan, kurang hati-hati, kurang perhatian, faktor usia, komunikasi yang buruk dengan tim, faktor visual, faktor mental dan fisik, ketakutan sampai faktor kurangnya konsentrasi karena masalah pribadi.

  • Kemungkinan Faktor Lain

Dalam anestesi umum, faktor-faktor yang dapat menjadi penyebab timbulnya suatu kejadian kritis atau bahkan kematian di antaranya adalah faktor pasien, prosedur operasi, dan anestesia itu sendiri.

Dipandang dalam suatu sistem yang kompleks antara manusia dan teknologi seperti anestesi, terdapat dua katagori kegagalan: aktif dan laten. Kegagalan aktif melibatkan reaksi dari operator (anestesiolog) pada suatu sistem yang kompleks di mana ia bekerja. Sedangkan kegagalan laten, adalah suatu kegagalan yang sudah ada dalam sistem itu sendiri.

***

Kecelakaan dalam anestesia umum dapat dikategorikan sebagai tindakan yang dapat dicegah dan tidak dapat dicegah. Beberapa hal yang tidak diinginkan, sebagai contoh, seperti sindrom kematian mendadak, reaksi obat yang mematikan, atau hasil yang buruk yang terjadi meskipun menggunakan manajemen yang tepat.

Namun, penelitian dari anestesia yang terkait bahwa kematian atau nyaris celaka sebagian besar dapat dicegah. Kuncinya adalah, petugas terkait dalam prosedur anestesi umum diwajibkan untuk selalu berpegang pada prinsip-prinsip keselamatan pasien.

Read More

Pengobatan Dermatitis Numularis yang Perlu Diketahui

Penyakit
Dermatitis numular adalah penyakit kronis (jangka panjang) yang ditandai dengan bercak-bercak berbentuk koin pada permukaan kulit.

Salah satu jenis peradangan yang terjadi pada kulit berbentuk koin atau oval dengan ditandai ruam kulit yang terasa gatal disertai kondisi melepuh kecil, keropeng dan kulit bersisik disebut dengan dermatitis numularis. Kondisi ini juga dikenal dengan nama eksim nummular dan eksim diskoid, pada umumnya penyakit ini menyerang orang yang sudah berumur 55 hingga 65 tahun.

Dalam melakukan diagnosa terhadap penyakit ini, para dokter biasanya akan bertanya mengenai gejala dan riwayat penyakit. Selain itu, dokter juga akan mencari faktor risiko yang meningkatkan seseorang mengalami kondisi ini. Tes alergi akan disarankan oleh dokter jika diperlukan, tujuannya untuk memastikan apakah kulit alergi terhadap sesuatu yang memicu penyakit ini.

Pengobatan Dermatitis Numularis

Pemeriksaan penunjang yang lain bisa dilakukan guna membantu memastikan diagnosis yang telah dilakukan oleh dokter. Seperti misalnya, pada kasus dengan gejala tidak seperti seharusnya atau menyerupai penyakit lain. Dalam kondisi ini biasanya pemeriksaan penunjang yang dilakukan adalah swab cairan pada lesi kulit yang kemudian diperiksa di bawah mikroskop.

Pengobatan penyakit ini bertujuan untuk mengurangi peradangan yang ada dan juga gejala yang menyebabkan gatal serta nyeri. Cara pengobatan yang dilakukan adalah penggunaan obat, berikut ini beberapa obat trapi yang bisa digunakan untuk mengurangi peradangan disertai semua gejala yang timbul pada penyakit ini.

  • Kortikosteroid, penggunaan obat ini bisa dalam bentuk salep atau krim, merupakan pilihan pertama dan paling utama dalam mengurangi peradangan penyakit ini.
  • Fototerapi, biasanya menggunakan sinar UVB terhadap kasus dengan lesi yang luas dan tidak kunjung sembuh dalam kurun waktu yang lama ketika memakai obat salep atau krim.
  • Modulator sistem imun seperti tacrolimus dan pimecrolimus juga bisa dipakai untuk mengurangi peradangan yang muncul.
  • Antihistamin, misalnya seperti cetirizine bisa digunakan untuk mengurangi rasa dan gejala gatal hingga meredakan respons terhadap alergi.
  • Antibiotik salep, bisa diberikan ketika muncul infeksi sekunder yang ditimbulkan bakteri, salep yang dipakai tidak boleh mengandung neocimin karena merupakan penyebab peradangan.
  • Pemberian pelembab kulit, hal ini sangat bermanfaat dan membantu karena bisa menjaga kulit yang rusak dan mencegah timbulnya iritasi.

Cara Pencegahan

Penyebab dari kondisi ini memang tidak diketahui secara pasti, meski demikian bukan berarti kondisi ini tidak bisa dicegah. Seseorang bisa mencegah dirinya terkena penyakit ini dengan menerapkan beberapa langkah pencegahan, cara di bawah ini bisa diterapkan bagi mereka yang rentan terkena risiko dan yang sama sekali tidak memiliki risiko.

  • Menggunakan pelembab secara teratur segera setelah mandi, lakukan cara ini minimal satu kali dalam sehari.
  • Hindari bahan-bahan yang menjadi penyebab munculnya iritasi kulit, seperti cairan pembersih kerak, sabun untuk mencuci pakaian hingga bahan kimia lain.

Bercak dermatitis numularis secara umum banyak ditemukan pada bagian paha dan betis, tetapi kondisi ini juga bisa muncul di area tubuh lain. Selain itu, ukurannya juga berbeda-beda mulai dari dua hingga 10 cm. Selain itu, kondisi ini juga muncul dengan warna yang berbeda mulai dari merah muda, merah hingga coklat.

Awal mula kondisi ini muncul dengan tanda bintik-bintik berwarna merah seperti luka melepuh yang kemudian menyatu menjadi bercak merah yang lebih besar, biasanya muncul menyerupai bentuk koin. Seiring berjalannya waktu, bercak tersebut akan mengering menjadi sisik hingga mengelupas dan pada bagian tengah bercak akan berwarna putih menyerupai kurap.

Read More

Penyakit Kawasaki, Penyakit Langka Yang Menyerang Anak

Penyakit

Pernahkah Anda mendengar sebuah penyakit yang bernama penyakit Kawasaki? Penyakit ini merupakan sebuah sindrom langka yang tidak diketahui asal usulnya dan menyerang anak-anak. Pada penyakit ini, pembuluh darah menjadi meradang dan memengaruhi arteri. Apabila tidak dirawat dan diobati, penyakit ini memiliki efek jangka panjang pada kesehatan jantung. Menurut Lembaga Penyakti Kawasaki, sekitar 80 persen penderita penyakit ini adalah anak-anak yang berumur kurang dari 5 tahun. Pada anak-anak yang lebih tua dan remaja, penyakit ini jarang ditemukan.

Penyakit Kawasaki juga jarang ditemukan pada bayi berusia di bawah 6 bulan. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut bayi masih dilindungi oleh antibodi dari ibu. Di Amerika Serikat sendiri, sekitar 19 dari 100 ribu anak-anak didiagnosa menderita penyakit Kawasaki setiap tahunnya. Pada penyakit ini, peradangan terjadi di dinding arteri di seluruh tubuh, termasuk arteri koroner yang bertanggung jawab untuk memasok darah ke otot-otot jantung. Penyakit ini juga memengaruhi kelenjar getah bening dan selaput kulit dan mukosa di dalam hidung, mulut, dan tenggorokan. Oleh sebab itu, penyakit Kawasaki juga sering disebut dengan nama sindrom kelenjar getah bening mukokutan. Penyakit ini tidak menular.

Gejala penyakit Kawasaki

Penting untuk mengetahui gejala-gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini. Tanda dan gejala penyakit Kawasaki akan berkembang dalam 3 tahap, yaitu:

  • Fase akut atau fase 1

Gejala akan muncul sejak hari pertama hingga ke-11. Gejala ini akan muncul dengan tiba-tiba dengan intensitas yang tinggi, seperti demam atau suhu tubuh yang tinggi (hingga 40 derajat Celsius) selama 5 hari. Obat -obatan OTC seperti ibuprofen dan paracetamol tidak menurunkan demam ini.

Gejala yang lain seperti mata memerah, berair, pedih, dan gatal (conjungtivitis); radang tenggorokan; bibir kering, retak, dan bengkak; lidah yang bengkak, merah, dan terkadang muncul benjolan-benjolan kecil di bagian belakang; kelenjar getah bening yang bengkak; ruam pada tangan, kaki, dan torso; dan ruam pada telapak tangan dan telapak kaki yang ditemani dengan pengelupasan kulit.

  • Fase sub-akut atau fase 2

Dalam fase ini, gejala akan muncul sejak hari ke-12 hingga 21. Gejala yang muncul tidak terlalu parah apabila dibandingkan dengan fase 1. Namun, gejala ini dapat bertahan lebih lama dengan suhu tubuh yang kembali ke suhu normal. Gejala yang ditimbulkan di antaranya adalah mengelupasnya kulit jari tangan dan jari kaki, muntah, diare, sakit perut, sakit persendian, persendian yang bengkak, sakit kuning, dan hilangnya nafsu makan. Pada fase ini, komplikasi dapat terjadi dan anak akan merasakan rasa sakit yang lebih parah.

  • Fase ke 3

Fase ini bertahan dari hari ke 22 hingga hari ke 60. Gejala-gejala sebelumnya mulai mereda, dan pasien akan mulai sembuh hingga tanda-tanda penyakit benar-benar hilang. Kekhawatiran yang utama adalah penyakit Kawasaki dapat memengaruhi pembuluh yang ada di sekitar jantung, sehingga pasien harus mendapatkan evaluasi lanjutan dengan mendapatkan metode echocardiogram.

Penyebab penyakit Kawasaki

Hingga saat ini, para ahli masih belum tahu apa yang menyebabkan penyakit Kawasaki. Salah satu kemungkinan terbesar adalah adanya sebuah respon tidak normal terhadap virus yang biasanya tidak memberikan reaksi pada orang lain. Gejala-gejala penyakit Kawasaki mirip dengan kondisi yang disebabkan oleh infeksi atau virus, namun tidak ada bakteri atau virus tertentu yang berhasil diidentifikasi. Ada pula kemungkinan adanya gangguan autoimun, di mana sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan yang sehat karena menganggapnya sebagai patogen, organisme yang menyebabkan penyakit.

Read More

Cara Cepat Menghafal dalam Belajar, Berikut Kiat-kiatnya!

Kesehatan Mental

Banyak orang mencari-cari cara cepat menghafal sebab ingatan manusia diklasifikasikan menjadi dua jenis, yakni ingatan jangka pendek dan jangka panjang. Terkadang, hal yang seharusnya bisa kita ingat dalam jangka panjang, malah tersimpan dalam memori di ingatan jangka pendek. Tidak heran, jika Anda seringkali lupa dan butuh waktu lama untuk mengingat-ingat memori tersebut.

Jika Anda ingin menghafal sesuatu dengan cepat dan menyeluruh, pengulangan tidak akan mengingatkan sesuatu. Masalahnya adalah, mengingat sesuatu membutuhkan pembelajaran dan kita semua belajar dengan cara yang berbeda.

Lantas, apa dan bagaimana sih kiat mudah dan cepat menghafal?

Ketahui Gaya Belajar Anda

Pertama-tama untuk menemukan cara cepat menghafal, pastikan Anda mengetahui gaya belajar Anda. Apakah Anda seorang pembelajar dengan metode auditori, visual, atau eksperimental?

Jika Anda seorang pembelajar auditori, maka cara paling efektif bagi kalian untuk memahami informasi adalah dengan mendengarkannya. Sementara pembelajar visual menyukai melihat sesuatu yang menarik sebelum mulai mempelajarinya. Jenis pembelajaran eksperimental lebih mirip dengan belajar dari peristiwa dan pengalaman (melakukan sesuatu dengan materi).

Sebagian besar dari kita adalah kombinasi dari setidaknya dua kategori di atas, berikut merupakan langkah yang paling cocok untuk gaya belajar Anda yang paling menyenangkan sehingga dapat mulai menghafal hal-hal dengan cepat dan efisien.

1. Persiapan

Untuk mengoptimalkan proses menghafal Anda, perhatikan lingkungan mana yang Anda pilih. Bagi kebanyakan orang, mereka akan memilih area dengan sedikit gangguan, meskipun beberapa orang berhasil belajar di area publik. Ketahui kondisi yang paling kondusif untuk proses pembelajaran Anda.

Kemampuan kita untuk mengingat informasi berasal dari kekuatan antara neuron dalam pikiran kita, yang dihubungkan oleh sinapsis. Semakin Anda menjalankan sinaps (pengulangan), maka semakin kuat ingatan yang kita miliki dan menghasilkan kemampuan untuk menghafal.

Salah satu kunci untuk memperkuat ingatan adalah melatih fokus. Cobalah mengurangi melakukan hal-hal yang bisa mengalihkan fokus Anda. Media sosial biasanya menjadi pengalih fokus yang paling kuat. Berbagai studi sudah membuktikan bahwa media sosial memang bisa mengurangi kemampuan fokus kita. Cobalah untuk membuat situasi yang kondusif saat kita latihan menghafal dan jauhkan dari hal yang bisa mendistraksi.

2. Rekam Apa yang Anda Hafalkan

Jika kamu diharuskan mengingat apa-apa yang dikatakan oleh seseorang, usahakan untuk merekamnya dalam bentuk suara. Pilihlah pelajaran yang perlu Anda hafalkan, rangkum, dan rekam dengan suara di kaset atau ponsel dan dengarkan rekaman tersebut sesering mungkin. Cara ini sangat efektif bagi mereka yang terbiasa belajar dengan cara mendengar.

3. Tulis Semua yang Perlu Anda Hafal

Tulis dan tulis ulang semua informasi di atas kertas. Terbukti secara ilmiah bahwa menulis dengan tangan (bukan pada komputer, misalnya) membantu otak kita untuk memperbaiki data dengan lebih baik.

Teknik ini juga akan membantu Anda menjadi lebih akrab dengan apa yang ingin dihafal. Menulis ditambah dengan mendengarkan apa yang tengah Anda pelajari diyakini menjadi salah satu cara cepat menghafal.

4. Membaca Ulang Catatan

Anda bisa membaca ulang berkali-kali catatan yang sudah dibuat agar gagasan dalam catatan tersebut bisa tertanam dalam-dalam di pikiran. Jika sudah merasa bisa menghafalnya di luar kepala, cobalah bicarakan catatan tersebut dengan lantang tanpa harus melihat teks yang telah dibuat.

Ini akan membuat semua pengetahuan yang telah dipelajari tetap dalam ingatan. Tetapi jangan pernah beranjak ke bagian informasi selanjutnya sampai benar-benar telah menghafal atau menguasai satu informasi tertentu.

5. Sharing Hafalan dengan Orang Lain

Berbicara sendiri di depan kaca atau dengan memperagakan seolah-olah sedang mengajar akan membantu seseorang untuk mengingat lebih kuat dan membuat otak tidak mudah lupa. Mungkin Anda juga bisa meminta bantuan teman agar materi yang kamu serap itu sudah bisa dipahami dengan baik.

Cobalah jelaskan kepada teman mengenai apa yang saja baru dipelajari supaya bisa mempertajam ingatan Anda. Berdiskusi pun nyatanya bisa semakin memperkuat ingatan seseorang terhadap suatu hal. Jadi, belajar tanpa diskusi itu sebenarnya kurang efektif untuk menanamkan pemahaman ke dalam ingatan.

6. Memiliki Motivasi Lebih

Stres yang membuat kita menjadi semakin sehat dan pintar adalah dengan memaksakan diri terutama melalui semangat dan motivasi. Stres akan menyebabkan hormon adrenalin kita terpompa sehingga kemampuan yang kita miliki akan keluar semuanya.

Begitu juga jika kamu ingin cepat menghafal, Anda harus memiliki motivasi yang bisa mendorong dan mengeluarkan semua kekuatan otakmu.

Itulah beberapa tips cara cepat menghafal saat belajar yang bisa Anda coba untuk membantu memudahkan dalam menghafal sesuatu. Otak kita sebenarnya bisa dibayangkan sebagai hardisk komputer yang bisa menanamkan ingatan yang sangat banyak jumlahnya. Akan tetapi, kita perlu memanejemen diri agar apa yang kita hafalkan itu tidak termasuk ke dalam temporary files yang bisa terhapus sewaktu-waktu.

Read More

Ulu Hati Sakit? Apa Yang Perlu Dilakukan?

Hidup Sehat

Wanita yang hamil perlu menjaga kondisi janin agar tetap sehat. Namun, gejala atau penyakit mungkin dapat mempengaruhi perkembangan janin. Salah satunya adalah ulu hati sakit yang terjadi pada ibu hamil ketika memasuki trimester ketiga. Ulu hati sakit terjadi setelah mengkonsumsi makanan dimana gejala tersebut disertai dengan sensasi panas seperti terbakar. Masalah tersebut juga dipengaruhi oleh naiknya hormon progesteron.

Ulu hati sakit saat hamil lebih rentan terjadi saat mereka memasuki trimester ketiga. Masalah tersebut bisa terjadi karena janin yang berkembang mulai menekan lambung. Meskipun rentan terjadi, gejala ulu hati dapat diatasi dengan menerapkan pola hidup yang sehat.

Penyebab Ulu Hati Sakit

Ulu hati sakit terjadi karena wanita hamil merasakan sensasi terbakar di belakang payudara dan naik ke esofagus. Masalah tersebut bisa terjadi dan disebabkan oleh pelonggaran pada katup antara perut dan esofagus. Masalah ini dapat membuat asam lambung naik ke esofagus.

Kondisi seperti ini akan memburuk jika wanita hamil mengkonsumsi makanan pedas. Tidak hanya itu, ulu hati sakit juga bisa terjadi pada orang yang belum hamil, dan mereka akan lebih sering mengalami gejala seperti ini.

Ulu hati sakit juga terjadi karena faktor sebagai berikut:

  • Hormon

Ketika mengandung, hormon progesteron memicu pelonggaran pada otot yang mengatur katup antara perut dan esofagus. Otot esofagus seharusnya tertutup rapat supaya dapat mencegah asam lambung naik ke atas. Karena hormon progesteron meningkat, otot esofagus tidak dapat menutupinya. Hal tersebut dapat menyebabkan asam lambung mencapai hingga ke bagian tenggorokan.

  • Ukuran janin

Jika ukuran janin membesar, seiring dengan pertambahan usia, maka ruang untuk janin akan bertambah sempit. Masalah tersebut dapat membuat janin memberi tekanan pada perut dan peningkatan pada asam lambung.

  • Proses cerna

Ulu hati sakit juga disebabkan oleh proses cerna yang lambat. Wanita hamil yang mengkonsumsi makanan dengan banyak atau secara berlebihan dapat membuat proses pencernaan lebih lama.

Gejala Ulu Hati Sakit

Ulu hati sakit yang dialami wanita hamil juga dapat memicu gejala lain berupa:

  • Kembung.
  • Sering mengeluarkan sendawa.
  • Merasakan pahit di bagian mulut.
  • Radang tenggorokan.
  • Sering batuk.

Cara Mengatasi Ulu Hati Sakit

Jika Anda merupakan salah satu wanita hamil dan ulu hati Anda sakit, Anda sebaiknya terapkan beberapa cara di bawah untuk mencegah hal tersebut terjadi:

  1. Pilih makanan khusus

Anda perlu mengkonsumsi makanan khusus dengan menghindar makanan yang memiliki kadar asam dan tingkat kepedasan yang tinggi. Makanan seperti ini dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Tidak hanya itu, Anda juga sebaiknya hindari tomat, bawang, kafein, cokelat, dan soda. Anda juga jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng atau berlemak, karena membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

  • Konsumsi makanan secukupnya

Anda perlu mengkonsumsi makanan secukupnya, namun dalam porsi kecil untuk membantu proses pencernaan.

  • Duduk tegak

Anda juga perlu duduk tegak ketika makan untuk mencegah asam lambung naik hingga ke bagian esofagus. Selain itu, Anda jangan langsung berbaring setidaknya selama 30 hingga 60 menit.

  • Atur pola tidur

Anda juga perlu menerapkan pola tidur yang teratur dengan mengatur posisi kepala dan dada lebih tinggi untuk mendukung proses cerna yang maksimal.

  • Mengenakan pakaian longgar

Anda juga sebaiknya jangan mengenakan pakaian ketat. Memakai pakaian ketat dapat membuat asam lambung naik ke esofagus.

  • Minum secukupnya

Cara lain yang dapat Anda lakukan adalah dengan minum secukupnya setelah makan. Anda sangat tidak dianjurkan untuk minum terlalu banyak jika ingin melancarkan proses pencernaan.

Ulu hati sakit dapat diatasi dengan melakukan cara-cara yang disebutkan di atas. Anda juga dapat berdiskusi dengan dokter jika Anda ingin menggunakan obat untuk mengatasi ulu hati sakit.

Read More

Mengetahui Terapi Perilaku Kognitif untuk Atasi Berbagai Persoalan

Operasi

Emosi dan perilaku seseorang dipengaruhi oleh pola pikirnya. Pola pikir yang kurang tepat dapat membuat seseorang terjebak dalam siklus emosi dan perilaku yang negatif. Pada situasi seperti ini, terapi perilaku kognitif dapat membantu.

Contoh bagaimana pola pikir memengaruhi emosi dan perilaku seseorang dapat dilihat pada banyak peristiwa. Salah satu contohnya, perceraian yang dialami seseorang dapat membuatnya berpikir bahwa ia tidak layak berada dalam sebuah hubungan karena bukan pasangan yang baik. Pola pikir tersebut dapat membuatnya kehilangan harapan dan menarik diri dari lingkungan sosial.

Dalam prosedur terapi perilaku kognitif atau Cognitive Behavioural Therapy, pasien akan diajak untuk meluruskan pola pikir tersebut.

Memahami terapi perilaku kognitif

Cognitive Behavioural Therapy merupakan bagian dari prosedur psikoterapi. Tujuannya, mengubah pola pikir yang tidak tepat atau negatif sehingga Anda dapat memberikan respon yang lebih baik dan mengatasi permasalahan secara lebih efektif.

Sesuai dengan namanya, ada dua aspek yang menjadi fokus dalam terapi ini, yaitu aspek perilaku dan aspek kognitif. Jadi, prosedur ini fokus pada cara berpikir dan perilaku yang memengaruhi perasaan dan tindakan seseorang.

Terapi ini dapat dilakukan untuk mengatasi gejala masalah kejiwaan yang berulanga atau tidak dapat diatasi dengan obat-obatan, atau masalah kejiwaan secara umum, seperti depresi, gangguan cemas, fobia, stres pasca trauma, skizofrenia, gangguan obsesif kompulsif, hingga gangguan tidur atau gangguan makan.

Tak hanya mengatasi masalah mental, terapi perilaku kognitif juga dapat dimanfaatkan untuk mengatasi gangguan fisik kronis. Kesulitan dan masalah komunikasi pun dapat diatasi dengan terapi ini. Begitu juga dengan emosi yang sulit dikendalikan serta trauma emosional yang berkaitan dengan kekerasan.

Beginilah prosedur terapi perilaku kognitif

Prosedur Cognitive Behavioural Therapy tidak selalu dilakukan secara privat, mungkin juga dilakukan bersama dengan orang-orang yang memiliki masalah serupa. Hal ini tentu tergantung preferensi dan kesepakatan Anda dengan terapis.

Waktu dan frekuensi pelaksanaan terapi ini cukup variatif. Ada terapi yang dilaksanakan setiap minggu, atau dua minggu sekal. Waktunya berkisar antara 30-60 menit per sesi.

Secara sederhana, melalui terapi perilaku kognitif akan digali apakah pasien menderita gangguan jiwa tertentu serta dipelajari cara bagaimana pasien dapat menenangkan diri dan menyelesaikan masalah.

Pada sesi awal, baik pasien maupun terapis dapat saling menggali informasi. Dari sisi terapis, informasi tentang riwayat kesehatan mental serta masalah yang dialami pasien menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui. Dengan demikian, terapis dapat memahami kondisi dan situasi pasien.

Sementara pasien dapat menanyakan terkait tujuan dan pendekatan yang digunakan selama terapi, juga terkait waktu dan frekuensi terapi.

Apabila Anda menjalani terapi perilaku kognitif, tidak perlu kaget jika terapis memberikan tugas-tugas tertentu kepada Anda. Dalam terapi ini, sering kali pasien memang akan diajak untuk berpartisipasi secara aktif, baik di dalam maupun di luar sesi terapi.

Terapis akan membantu Anda untuk membuka diri dan menerapkan hal-hal yang dipelajari selama sesi terapi dalam keseharian Anda. Tidak mudah, sudah pasti. Untuk itulah, terapis mendampingi Anda.

Tidak semua masalah kejiwaan atau persoalan yang dihadapi pasien akan selesai dengan terapi perilaku kognitif. Namun, menjalani terapi ini akan membantu pasien beradaptasi dengan segala persoalan secara sehat. Serta memunculkan perasaan yang lebih positif terhadap diri sendiri dan kehidupan yang dijalani.

Read More

Makan Honeycomb, Menyehatkan atau Malah Berbahaya?

Hidup Sehat

Manusia telah membudidayakan lebah dan mengonsumsi madunya selama ribuan tahun. Bahkan banyak orang gemar mengonsumsi honeycomb atau sarang madu. Banyak manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi honeycomb, seperti menurunkan risiko infeksi hingga hati dan jantung yang lebih sehat. Akan tetapi, mengonsumsi madu langsung dari sarangnya memiliki risiko kesehatannya sendiri. Artikel ini akan membahas pro dan kontra mengonsumsi honeycomb bagi kesehatan tubuh.

Honeycomb kaya akan nutrisi menyehatkan

Honeycomb kaya akan karbohidrat dan antioksidan. Selain itu, honeycomb juga mengandung nutrisi lain dalam jumlah yang lumayan banyak, seperti protein, vitamin, dan mineral, namun terdiri dari 95-99% air dan gula. Karena madu dari honeycomb sama sekali belum diolah, madu tersebut mengandung enzim seperti glucose oxidase yang memberi madu sifat antimikroba dan antibakteri. Enzim-enzim tersebut akan hancur akibat proses pemanasan dan penyaringan yang dilakukan untuk menghasilkan madu-madu komersil. Selain itu, madu mentah juga tidak mengandung pemanis seperti sirup jagung tinggi fruktosa dan lebih banyak mengandung antioksidan apabila dibandingkan dengan madu olahan.

Antioksidan merupakan senyawa tanaman yang bermanfaat dan baik untuk kesehatan tubuh. Selain itu, antioksidan juga dapat melindungi tubuh dari penyakit. Kadar antioksidan dalam madu mentah sebesar 4,3 kali lebih tinggi dari madu olahan. Polifenol merupakan jenis antioksidan utama pada madu. Penelitian menyatakan bahwa antioksidan dapat mengurangi risiko diabetes, dementia, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker. Honeycomb juga mengandung lilin lebah, yang menyediakan asam lemak rantai panjang yang baik untuk kesehatan jantung, dan alkohol. Senyawa-senyawa tersebut dapat membantu mengurangi kadar kolesterol di dalam tubuh.

Mendukung kesehatan jantung

Manfaat honeycomb yang lain adalah kemampuannya dalam mendukung kesehatan jantung. Banyak penelitian menunjukkan bahwa asam lemak rantai panjang dan alkohol yang banyak ditemukan di lilin lebah dapat mengurangi kadar kolesterol darah yang tinggi, yang mana merupakan faktor risiko utama penyebab penyakit jantung. Misalnya saja, satu tinjauan studi menyatakan bahwa alkohol lilin lebah dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL sebesar 29%, di saat yang bersamaan menaikkan kadar kolesterol baik HDL sebesar 8-15%. Akan tetapi, studi pada tinjauan atau review tersebut menggunakan terisolasi dalam kadar yang tinggi dan berasal dari lilin lebah, membuatnya sulit untuk diketahui apakah lilin lebah dari honeycomb dalam jumlah yang kecil akan memberikan efek yang serupa. Meskipun demikian, madu mungkin memiliki kemampuan menurunkan kolesterolnya sendiri.

Satu buah studi kecil memberikan pesertanya 70 gram gula atau madu setiap harinya. Setelah 30 hari, mereka yang menerima madu mengalami kenaikan kolesterol HDL baik sebesar 3.3% dan menurunkan kolesterol LDL jahat sebesar 5.8%. Selain itu, mengganti gula dengan madu juga dapat menurunkan kadar triglyceride sebesar 19%. Selain itu, antioksidan dalam madu juga dapat membantu memperbesar arteri yang menuju ke arah jantung Anda.  Hal ini akan meningkatkan aliran darah dan menurunkan tekanan darah, berpotensi untuk mengurangi risiko penyumbatan darah, serangan jantung, dan stroke.

Honeycomb atau sarang madu merupakan produk lebah alami yang terdiri dari ruang sel berbentuk heksagonal yang seperti lilin dan mengandung madu mentah. Madu dan sarangnya dapat dimakan dan mengandung banyak manfaat kesehatan bagi tubuh, seperti melawan infeksi dan meningkatkan kesehatan jantung. Meskipun demikian, honeycomb kaya akan kandungan gula, sehingga Anda harus mengonsumsinya dalam jumlah yang wajar.

Read More