Sejarah Rumah Sakit PGI Cikini

Hidup Sehat

Rumah Sakit Cikini merupakan sebuah rumah sakit swasta yang berada di Jakarta Pusat. Rumah sakit ini adalah rumah sakit swasta tertua di Indonesia yang memberikan pelayanan dengan sentuhan kasih saying dan didukung oleh dokter dan tim kesehatan yang profesional serta perlengkapan yang lengkap. Berdiri sejak tahun 1898, saat ini Rumah Sakit PGI Cikini terletak di Jalan Raden Saleh No. 40. Rumah sakit berdiri di lokasi dengan bangunan bergaya Gothic-Moors, yang gedungnya pada zaman dulu adalah milik seorang pelukis Naturalis, Raden Saleh.

Rumah Sakit PGI Cikini memiliki catatan sejarah yang cukup panjang. Untuk mengetahui secara tepatnya bagaimana Rumah Sakit PGI Cikini ini dibangun. Berikut cerita sejarah yang dirangkum dari laman resmi Rumah Sakit PGI Cikini.

Rumah Sakit PGI Cikini pertama kali didirikan bukanlah berbentuk rumah sakit namun sebuah balai pengobatan. Didirikan oleh Dominee Cornelis de Graaf bersama sang isteri yang bernama Ny. Adriana J de Graff Kooman. Awalnya, pada tanggal 15 Maret 1895, pasangan suami isteri ini mendirikan perkumpulan orang-orang yang terserang penyakit di Indonesia, nama perkumpulan ini disebut Vereeniging Voor Ziekenverpleging In Indie.

Setelah itu, pada tanggal 1 September 1895, balai pengobatan dibuka yang terletak di Gang Pool, yang letaknya dekat dari Istana Negara sebagai tempat untuk pelayanan kesehatan. Pasangan ini kemudian mencari dana untuk mengawali dan mengembangkan tempat pelayanan kesehatan ini dan mereka berhasil mendapat sumbangan sebesar 100.000 gulden dari Ratu Emma yang merupakan seorang Ratu Belanda pada masa itu. Dari dana tersebutlah, keduanya membeli istana Pelukis Raden Saleh yaitu pada tahun 1897 dan semua kegiatan pelayanan kesehatan dipindahkan ke tempat ini.

Berawal dari tempat pelayanan kesehatan, pada tanggal 12 Januari 1898 akhirnya diresmikan menjadi Rumah Sakit Diakones pertama di Indonesia. Rumah sakit ini awalnya diberi nama Koningin Emma Ziekenhuis yang berarti Rumah Sakit Ratu Emma untuk menghormati dan mengingat sumbangan terbesar yang diberikan oleh Ratu Belanda tersebut.

Pada masa kependudukan Jepang sekitar tahun 1942-1945, rumah sakit ini sempat menjadi rumah sakit untuk para Angkatan Laut Jepang atau yang disebut Kaigun. Setelah Desember 1948, Rumah Sakit Cikini dikelola oleh Repatriasi Tahanan Perang dan Interniran Sekutu (RAPWI) yang kemudian beralih ke Dienst der Volksgezondheid (DVG).

Selanjutnya manajemen Rumah Sakit Cikini diserahkan kepada yayasan swasta yang dipimpin oleh RF Bozkelman pada tahun 1948. Setelah itu, pada tahun 1957, manajemen Stichting Medische Voorziening Koningen Emma Ziekenhuis Tjikini diserahkan kepada Dewan Gereja Indonesia (DGI). Saat dikelola oleh DGI, rumah sakit dipegang oleh Prof. Dr. Joedono yang menjabat sebagai pimpinan sementara.

Setelah itu, dr. H. Sinaga ditunjuk menjadi direktur pribumi pertama rumah sakit ini secara resmi. Kemudian Stichting Medische Voorziening Koningen Emma Ziekenhuis Tjikini berganti nama menjadi Yayasan Rumah Sakit DGI Tjikini.

Pada tanggal 31 Maret 1989, Yayasan RS DGI Tjikini berubah nama menjadi Yayasan Kesehatan PGI Cikini mengikuti perubahan nama DGI dan ejaan Indonesia. Rumah sakit ini memiliki gedung yang megah, dikelilingi oleh taman yang cukup besar dan pepohonan rimba. Rumah Sakit PGI Cikini juga sempat dijadikan KEbun Binatang yang luas tamannya mencapai lokasi Kampus Institut Kesenian Jakarta, Taman Ismail Marzuki, dan SMP I Cikini. Rumah Sakit PGI Cikini masih tertata dengan rapih dan tertata sehingga mendapat julukan A Garden Hospital with Loving Touch.

Itulah sejarah singkat mengenai rumah sakit PGI Cikini. Semoga menambah wawasanmu.

Read More

Awas Penis Patah! Penyebab dan Gejalanya

Hidup Sehat Penyakit

Penis patah adalah salah satu kondisi yang paling ditakuti oleh kaum Adam. Meskipun jarang ditemukan, penis patah merupakan cidera yang mengkhawatirkan dan dapat terjadi saat Anda melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Berbeda dengan tulang yang patah, penis patah muncul karena dua daerah penis yang bertanggung jawab akan terjadinya ereksi, yaitu selubung penis dan korpora cavernosa pecah. Karena cidera ini dapat menyebabkan kerusakan pada fungsi kandung kemih dan reproduksi/seksual seorang pria dalam waktu yang lama, sangat penting bagi Anda untuk segera mendapatkan perawatan medis apabila Anda menderita penis patah. Yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, apa penyebab penis patah dan gejala apa saja yang muncul saat cidera ini terjadi? Artikel ini akan membahasnya dengan lebih mendalam.

Penyebab penis patah

Penis memiliki daerah jaringan yang berbentuk seperti spons yang disebut dengan korpus cavernosa. Saat seorang pria memiliki ereksi, darah yang ada di penis berpusat di daerah tersebut. Saat penis ereksi, satu atau kedua sisi korpus cavernosa dapat putus, sehingga menyebabkan penis patah. Penis patah pada umumnya hanya akan terjadi saat penis seorang pria mengalami ereksi. Penis yang lembek atau tidak mengalami ereksi biasanya tidak menyebabkan penis patah karena korpus cavernosa tidak mengalami pembesaran dibandingkan dengan penis yang ereksi. Dalam satu ulasan studi, penyebab utama penis patah di Amerika Serikat terjadi saat melakukan hubungan seksual. Cidera biasanya terjadi saat seorang pria melakukan dorongan saat berhubungan badan pada tulang kemaluan atau perineum, yang dapat menyebabkan korpus cavernosa patah atau putus. Tidak perlu hubungan yang kasar untuk mematahkan penis. Tidak berada pada posisi yang benar saat melakukan hubungan intim dapat menyebabkan penis mengenai tulang dan dengan dorongan yang keras dapat membuat penis patah. Selain itu, penis patah juga dapat terjadi akibat berguling di tempat tidur saat memiliki ereksi, terpukul benda saat ereksi, dan terjatuh menghantam tanah saat ereksi.

Gejala Penis Patah

Penis patah merupakan sebuah cidera yang sangat menyakitkan dan biasanya terjadi pada 2/3 bagian bawah penis. Gejala yang ditimbulkan saat seseorang menderita penis patah adalah penis yang berdarah, munculnya lebam berwarna kehitaman atau gelap pada bagian penis, memiliki masalah saat buang air kecil, Anda mendegar suara patah atau retak, tidak. bisa ereksi, rasa sakit mulai dari yang ringan hingga berat. Menurut penelitian, gejala penis patah yang tidak disertai dengan suara patah atau retak atau hilangnya kemampuan untuk ereksi dapat disebabkan karena cidera berbentuk lain.

Menurut dokter, penis patah biasanya akan membuat penis berbentuk seperti “kelainan bentuk terong”. Kondisi ini membuat penis terlihat bengkak dan berwarna ungu kehitaman. Gejala lain, yang jarang terjadi, saat penis patah termasuk pembengkakan pada skrotum dan darah pada urin. Kondisi lain yang memberikan gejala menyerupai penis patah adalah keusakan pada pembuluh darah dan arteri pada penis, dan rusaknya ligamen suspensori. Dokter dapat melakukan teknik penciteraan dan melakukan pemeriksaan fisik untuk menentukan perbedaan antara kondisi-kondisi tersebut.

Apabila seorang pria mencurigai dirinya menderita penis patah, segera hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan secepatnya. Dokter menganggap penis patah merupakan sebuah kondisi darurat karena penis patah memiliki potensi dalam memberikan dampak terhadap kondisi kesehatan seksual seseorang, dan mengganggu fungsi kemih secara permanen. Apabila perawatan dapat didapatkan dengan cepat, dokter akan lebih mudah mengobatinya dan penderita penis dapat dapat sembuh dengan tuntas.

Read More

Penyebab dan Perawatan Rambut Rontok

Penyakit

Menurut Akademi Dermatologi Amerika, terdapat lebih dari 80 juta pria dan wanita yang menderita rambut rontok bawaan atau biasa disebut dengan istilah alopecia. Alopecia dapat berdampak pada rambut di kepala Anda atau di bagian tubuh lain. Rambut rontok ini sering terjadi pada orang dewasa. Namun rambut rontok berlebih juga dapat terjadi pada anak-anak. Pada umumnya, seseorang akan kehilangan rambut 50 hingga 100 helai rambut setiap harinya. Dan ini merupakan sebuah kondisi yang normal. Rambut baru akan mengganti rambut yang hilang. Namun pada beberapa orang, rambut akan berhenti tumbuh dan menyebabkan kebotakan. Tergantung pada penyebabnya, rambut rontok dapat menjadi sebuah kondisi yang permanen ataupun sementara. Apabila Anda merasa kehilangan rambut lebih daripada biasanya, diskusikan dengan dokter. Dokter akan memeriksa dan mendiagnosa penyebab rambut rontok serta merekomendasikan rencana perawatan yang dibutuhkan.

Penyebab rambut rontok

Dokter ahli kulit akan menentukan penyebab utama rambut rontok. BIasanya, yang sering umum terjadi, rambut rontok pada pria dan wanita disebabkan karena kebotakan turun-menurun. Apabila Anda memiliki riwayat kebotakan pada keluarga, Anda mungkin akan memiliki risiko kerontokan rambut jenis ini. Beberapa hormon sex juga dapat memicu rambut rontok bawaan dan hal ini dapat dimulai saat seseorang menginjak pubertas. Selain itu, penyakit-penyakit serius, operasi, dan kejadian traumatis dapat memicu rambut rontok. Akan tetapi, biasanya rambut akan tumbuh dengan sendirinya tanpa perlu adanya perawatan.

Perubahan hormon juga dapat menyebabkan rambut rontok sementara. Perubahan hormon dapat terjadi pada ibu hamil, ibu melahirkan, berhenti menggunakan pil KB, dan menopause. Apabila Anda menderita penyakit tertentu, obat-obatan untuk mengobati penyakit tersebut dapat menyebabkan rambut rontok. Penyakit tersebut seperti penyakit thyroid, penyakit alopecia (penyakit autoimun yang menyerang folikel rambut) dan infeksi kulit kepala. Penyakit-penyakit yang dapat meninggalkan bekas luka seperti lichen planus dapat menyebabkan kerontokan rambut secara permanen akibat luka yang ditimbulkan. Rambut rontok juga dapat disebabkan oleh pengobatan untuk penyakit kanker, tekanan darah tinggi, arthritis, depresi, dan gangguan jantung. Syok emosi dan fisik dapat memicu rambut rontok, seperti kehilangan anggota keluarga, turunnya berat badan dengan drastic, dan demam tinggi. Kekurangan protein, zat besi, dan nutrisi lain juga dapat menyebabkan rambut semakin menipis.

Perawatan rambut rontok

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi rambut rontok dan menstimulasi pertumbuhan rambut kembali. Salah satunya adalah dengan makan makanan dengan gizi yang lengkap serta seimbang. Beberapa vitamin yang penting untuk pertumbuhan rambut, seperti:

  • Vitamin C. Vitamin ini penting untuk membangun kolagen, jaringan penghubung kulit yang ditemukan di folikel rambut. Makanan yang banyak mengandung vitamin C seperti buah sitrus, brokoli, dan stroberi.
  • Vitamin B. Vitamin kompleks ini dapat meningkatkan kesehatan metabolisme, dan menjaga kesehatan kulit dan rambut. Vitamin B banyak ditemukan di sayuran berdaun gelap, kacang-kacangan, polong-polongan, dan alpukat.
  • Vitamin E. Vitamin ini mengandung antioksidan ampuh yang dapat menyehatkan kulit kepala. Makanan-makanan yang kaya vitamin E seperti biji bunga matahari, bayam, minyak zaitun, brokoli, dan udang.

Apabila Anda mendapatkan cukup nutrisi dari makanan-makanan tersebut di atas, konsultasikan dengan dokter perlu tidaknya Anda membutuhkan suplemen. Dokter akan mendiskusikan pilihan dan rekomendasi dosis terbaik untuk Anda. Jangan pernah menambahkan suplemen bernutrisi apapun pada rutinitas Anda tanpa pengawasan dokter. Diet yang tepat dan gaya hidup sehat dapat membantu Anda mengatasi rambut rontok.

Read More

Faktor Umur, Alasan Sulitnya Menjaga Berat Badan Ideal

Uncategorized

Banyak orang bertanya-tanya: Berapa berat badan ideal yang seharusnya saya miliki? Namun, tidak ada angka pasti berat badan ideal. Menentukan berat badan ideal dipengaruhi banyak faktor seperti usia, tinggi badan, jenis kelamin, bentuk tubuh, dan lainnya.

Penelitian menunjukkan bahwa banyak orang mengalami kenaikan berat badan seiring bertambahnya usia dari dewasa muda hingga usia pertengahan. Sebaliknya, menurunkan berat badan di usia 30-an dan 40-an tahun lebih sulit daripada saat Anda masih muda.

Menurut para ahli, karena berbagai alasan, lebih sulit bagi pria dan wanita untuk menurunkan berat badan saat Anda mulai memasuki usia paruh baya daripada menurunkan berat badan saat masih muda.

Faktor-faktor di balik kenaikan berat badan pada usia paruh baya adalah faktor biologis serta kaitannya dengan gaya hidup.Seiring bertambahnya usia, tubuh Anda tidak merespons dengan cara yang sama dalam upaya penurunan berat badan.

Berikut 5 alasan mengapa sulit menurunkan berat badan dengan bertambahnya usia:

  1. Anda Mengalami Kehilangan Otot Terkait dengan Usia

Jumlah otot tanpa lemak yang kita miliki secara alami mulai menurun 3-8% per dekade setelah usia 30 tahun, menurut hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Current Opinion in Clinical Nutrition and Metabolic Care. Proses hilangnya massa dan kekuatan otot ini disebut sebagai sarcopenia.

Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa massa otot tergantikan oleh lemak. Ini terjadi bahkan jika Anda berolahraga secara teratur karena otot menggunakan lebih banyak kalori daripada lemak. Dengan lebih sedikit massa otot dan lebih banyak lemak akan memperlambat metabolisme tubuh Anda Sehingga kita semakin sulit mencapai berat badan ideal.

  1. Anda Menjalani Perubahan Hormon Normal

Baik pria maupun wanita mengalami perubahan kadar hormon sebagai bagian dari penuaan. Itulah mengapa para lansia mudah sekali mengalami kenaikan berat badan.

Bagi wanita, menopause – yang paling sering terjadi antara usia 45 hingga 55 – menyebabkan penurunan signifikan dalam estrogen sehingga menyebabkan penumpukan lemak di perut. Pergeseran dalam penyimpanan lemak ini dapat membuat kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kolesterol tinggi, dan diabetes tipe 2.

  1. Metabolisme Anda Lebih Lambat dari Sebelumnya

Penurunan massa otot menyebabkan metabolisme tubuh melambat sehingga memengaruhi proses perubahan kalori menjadi energi. Memiliki lebih banyak lemak dan lebih sedikit otot mengakibatkan kurangnya pembakaran kalori. Terlebih lagi, banyak orang menjadi kurang aktif seiring bertambahnya usia, yang juga memperlambat metabolisme Anda. Namun usia bukanlah satu-satunya hal yang menentukan tingkat metabolisme Anda – ukuran tubuh dan jenis kelamin Anda juga berperan. Begitu juga kondisi kesehatan tertentu.

  1. Anda Lebih Diam dan Lebih Tertekan

Pada saat Anda telah mencapai usia empat puluhan dan lima puluhan, karir Anda kemungkinan besar menjadi lebih baik daripada sebelumnya, sementara hal tersebut dapat menimbulkan beberapa tantangan dalam penurunan berat badan. Salah satunya, Anda cenderung bergerak lebih sedikit, Anda duduk di meja selama delapan jam atau lebih dalam sehari, dan mengonsumsi begitu banyak makanan bahkan camilan di piring Anda sehingga tidak ada waktu untuk berjalan-jalan atau berolahraga selama hari kerja. Dan Anda mungkin mengalami lebih banyak stres terkait pekerjaan atau kehidupan, yang dapat meningkatkan kadar hormon ghrelin, yang membuat Anda lebih lapar.Di usia 40 hingga 50-an, karir Anda sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Hal ini tentu saja berpengaruh terhadap kemampuan meraih berat badan ideal. Anda cenderung lebih sedikit bergerak, duduk di kursi selama 8 jam sehari (bahkan lebih!), dan mengonsumsi banyak makanan. Anda juga tidak lagi meluangkan waktu untuk berolahraga saat hari kerja. Selain itu, stres karena pekerjaan atau kehidupan ternyata dapat meningkatkan hormon ghrelin yang membuat Anda jadi semakin sering lapar.

  1. Anda Mengalami Perubahan Gaya Hidup

Beberapa alasan dalam kenaikan berat badan di usia paruh baya berkaitan dengan perubahan cara dan gaya hidup Anda ketika memasuki usia tiga puluhan. Biasanya gaya hidup berubah seiring dengan perubahan status dari lajang menjadi berkeluarga. Perubahan ini menuntut tanggung jawab sekaligus menyita waktu. Akibatnya Anda tak lagi sempat berolahraga dan semakin jauh dari harapan mencapai berat ideal. Sekarang adalah saatnya untuk memulai gaya hidup sehat. Jangan tunda lagi, mulailah dengan perubahan-perubahan kecil seperti membiasakan diri berjalan kaki selama 30 menit setiap hari atau memperbanyak sayuran dalam menu harian. Secara perlahan, Anda akan menuju berat badan ideal asalkan memiliki niat dan usaha.

Read More
olahraga untuk anak autisme

Kenali Olahraga yang Cocok untuk Autisme

Parenting

Olahraga memiliki keuntungan tambahan bagi anak dengan autisme. Penelitian yang dimuat di jurnal kedokteran Developmental Medicine and Child Neurology, Inggris, menunjukkan 79 anak dengan autisme memiliki penurunan fungsi gerak. Hal itu bisa bertambah parah dengan gaya hidup tak aktif.

Penelitian menunjukkan aktivitas fisik selama 20 menit per hari dapat menurunkan perilaku negatif, hiperaktivitas, dan agresivitas bagi anak dengan autisme. Berolahraga tidak hanya membantu anak dengan autisme lebih peduli dengan lingkungannya, tapi juga menurunkan bobot yang berujung pada tingkat kesehatan yang lebih baik.

Semua olahraga pada dasarnya bagus. Namun, jika Anda bingung menentukan jenis olahraga paling tepat untuk mengajak anak Anda, Dokter Melly Budhiman dari Yayasan Autisme Indonesia bisa membantu Anda. Menurut dokter spesialis kejiwaan ini, pilihan terbaik bagi anak dengan autisme adalah melakukan kegiatan fisik di luar ruangan atau outbond.

Udara terbuka, yang bebas polusi, membantu regenerasi sel-sel saraf yang terbiasa menghirup udara dari pendingin udara yang bisa saja kotor atau tercampur zat-zat tertentu. Jika sudah berada di luar ruangan, Dokter Melly melanjutkan, bebaskan anak untuk memilih aktivitas yang dia sukai. Entah itu berlari-larian, memanjat pohon, dan sebagainya.

Saat anak tidak memiliki preferensi, orang tua bisa mengajaknya bermain sepeda. Dengan bersepeda, anak dengan autisme bisa mengasah keseimbangan dan fokus. “Keseimbangan anak jadi bagus, motorik kaki lebih bagus, begitu juga fokusnya, sehingga mereka menjadi lebih tenang,” ujar Dokter Melly.

Pilihan lain adalah berenang, yang menuntut gerak secara menyeluruh di hampir seluruh bagian badan. Saat si anak menyukai renang, ajari dia berenang dengan benar. Dokter Melly menyarankan anak dengan autisme menguasai renang gaya bebas. Dalam freestyle terdapat gerakan mengambil napas dengan kepala menoleh. “Napas dengan kepala miring itu merupakan olahraga otak,” kata dia.

Berikut sejumlah tips bagi orang tua yang ingin mengajak anak dengan autisme berolahraga

  • Konsultasikan rencana olahraga dengan dokter.
  • Mulai aktivitas dengan intensitas ringan dan lambat. Perhatikan baik-baik tanda-tanda kelelahan pada anak, misalnya, napas tersengal, kram otot, dan pusing.
  • Pastikan anak cukup tidur dan minum air putih sebelum berolahraga.
  • Jika anak menikmati olahraga dengan intensitas ringan, intensitas bisa ditingkatkan secara perlahan-lahan.
Read More
makanan untuk anak autisme

Menu Makanan yang Tepat bagi Anak dengan Autisme

Parenting

Autism Spectrum Disorders (ASD), yang lebih dikenal dengan autism, kini menjadi kondisi yang semakin banyak ditemui. Prevalensinya adalah satu banding 88 anak. Merea mengalami kelainan genetik sehingga menjalani gangguan tumbuh kembang, berupa kesulitan berkomunikasi, baik verbal maupun non verbal. Karena kondisi yang berbeda ini, anak dengan autisme membutuhkan perhatian lebih dari orang tua dan lingkungannya.

Perhatian lebih itu mencakup soal makanan. Anak dengan autisme perlu pola makan khusus dengan pemberian makanan yang tidak mengandung kasein dan gluten, dua jenis protein yang sulit dicerna tubuh. Keduanya biasa ditemukan di gandum, biji-bijian barley, gandum hitam, dan sejumlah merek oat. Susu, keju, yogurt, es krim, kebanyakan roti, sereal, pasta, dan mie, juga harus dihindari. Begitu juga hampir semua jenis makanan olahan seperti sosis, mentega, dan saus. Produk yang tanpa kandungan protein itu biasa mencantumkan “gluten free” dan “casein free” di label mereka.

Berbagai jenis makanan yang disebutkan di atas tidak termasuk jenis makanan yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia, kecuali mie. Maka, sebaiknya, para orang tua menghindari pemberian mie kepada anak dengan autisme.

Sebuah studi tentang gluten free pada anak dengan autisme menunjukkan hasil yang menggembirakan. Anak yang kerap melanggar pantangan gluten dan kasein sekali sebulan menunjukkan perbaikan yang lebih minim ketimbang mereka yang melanggar dua kali atau kurang dalam setahun.

Penelitian lanjutan di Denmark pada 2010 membuktikan anak dengan autisme berusia 4 sampai 11 tahun mengalami perbaikan setelah menjalani diet bebas gluten dan kasein (GFCF diet) selama 8, 12, dan 24 bulan.  Peneliti dari The Pennsylvania State University, Pennsylvania, Amerika Serikat mendapati para orang tua dari hampir 400 anak dengan autism mendapati anak-anak mereka mengalami perbaikan kondisi lewat GFCF diet. Perbaikan itu meliputi pengurangan hiperaktivitas dan tantrum, peningkatan kontak mata dan kemampuan bicara, dan perbaikan fisik seperti menurunnya gatal-gatal. Mereka yang mengalami perbaikan kondisi ini menjalani diet bebas gluten dan kasein secara ketat.

Belum ada penelitan yang secara tegas membuktikan korelasi gluten-kasein dan perbaikan kondisi ASD. Namun, para pakar kesehatan menunjuk pada sifat gluten dan kasein yang sulit terurai, sehingga mengendap di usus dan saluran darah. Istilahnya, usus bocor atau leaky guts. Jika kondisi itu terjadi, kedua protein itu bisa mencapai sistem otak sehingga mempengaruhi kemampuan bicara dan social seseorang.

Teori lain yang diyakini para pakar kesehatan adalah anak dengan autism—karena sebab yang belum diketahui—tidak cocok dengan gluten dan kasein, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan bagi tubuhnya. Hal itu didukung fakta selama anak tidak terpapar kedua protein tersebut, anak itu cenderung lebih kalem, peka terhadap sekitar, tidur lebih nyaman, dan meraih progres lebih banyak saat terapi.

Menjalani diet bebas gluten dan kasein bisa menjadi momen yang menantang bagi para orang tua anak dengan autisme. Anak dengan ASD cenderung doyan makanan olahan, seperti sosis, keripik dalam kemasan, dan sebagainya. Sayur dan buah tidak termasuk dalam menu favorit mereka. Mereka biasanya juga makan dengan menu yang itu-itu saja dan menolak makanan baru. Kombinasi menu lama dengan GFCF bisa menjadi pilihan di masa awal menjalani diet bebas gluten dan kasein.

Perlu diketahui, diet GFCF tidak berlaku sama pada semua anak dengan autisme. Ada yang mengalami perbaikan dalam hitungan pekan, ada yang butuh berbulan-bulan. Maka, para orang tua perlu berkonsultasi dengan dokter soal diet yang cocok bagi anak dengan ASD.

Read More
price harm cedera sepak bola

PRICE dan HARM: Teknik Atasi Cedera Sepak Bola

Olahraga

Cedera dalam dunia sepak bola memang sering terjadi. Banyak kasus cedera sering dialami pada tubuh bagian bawah, yaitu pinggul, lutut,paha, betis, tulang kering, pergelangan kaki, dan lain sebagainya. Cedera-cedera tersebut diakibatkan oleh banyak hal, seperti berlari, loncat, menjegal, maupun menendang. Anda dapat mengalami cedera karena menggunakan otot yang sama secara berulang-ulang.

Berikut adalah jenis cedera sepak bola yang paling sering dialami:

– Pergelangan kaki yang terkilir

Bermain sepak bola mengharuskan Anda untuk melakukan banyak aktivitas berlari. Berlari dengan cepat pada permukaan yang tidak rata membuat ligamen harus yang menyeimbangkan kaki Anda dengan peregangan otot yang berlebihan sehingga menyebabkan pergelangan kaki melengkung kedalam atau keluar.

– Otot hamstring yang terkilir

Hamstring adalah tiga otot terbesar dan terkuat pada paha belakang Anda. Jika hamstring tidak memiliki cukup kekuatan, makan otot ini menjadi cepat lelah dan mengakibatkan cedera. Untuk mencegahnya, pastikan Anda melakukan pemanasan atau peregangan dan gunakan foam roller secara teratur.  Foam roller merupakan alat berbentuk silindris yang digunakan sebagai alat pemijat dan dapat mengurangi rasa sakit atau otot kaku. Alat ini juga bisa membantu dalam latihan penguatan hamstring.

– Cedera otot pangkal paha

Ketika Anda melompat, berlari dan menendang bola – otot paha sering menjadi kaku dan cedera sehingga pada akhirnya menimbulkan ketegangan pada otot pangkal paha.  Untuk menghindarinya, lakukan peregangan bagian paha dalam secara teratur  dan lakukan latihan yang menguatkan bagian otot di area tersebut seperti side bridge dan side lunges pada latihan rutin Anda.

– Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL)

Bagian ACL memang sangat penting untuk menstabilkan ligamen. Penanganannya ialah melalui operasi, fisioterapi dan rehabilitasi yang intensif.

Anda dapat melakukan penanganan awal pada cedera dengan metode “PRICE” dan “HARM” dibawah ini.  Tetapi, jika gejala bertambah parah, konsultasikan ke fisioterapis Anda.

Lakukan “PRICE”, Protect, Rest, Ice, Compress, Elevate:

  • Protect (Perlindungan). Lindungi bagian yang cedera agar tidak terjadi cedera lebih parah. Gunakan alat bantu jika diperlukan.
  • Rest (Istirahat). Istirahatkan bagian tubuh yang cedera selama tiga hari pertama. Setelah itu, coba gerakan kembali bagian tersebut sedikit demi sedikit agar tidak kehilangan kekuatan otot.
  • Ice (Es). Kompres dengan es bagian yang cedera. Hal ini dapat mengurangi pembengkakan dan memar. Lakukan 20 menit setiap dua sampai tiga jam. Jangan tempelkan es secara langsung ke kulit, gunakan handuk tipis yang bersih.
  • Compress (Menekan). Gunakan perban elastik untuk membatasi gerak dan mengurangi bengkak. Jangan pakai perban ketika Anda tidur.
  • Elevate (Naikkan). Posisikan bagian tubuh yang cedera diatas level jantung Anda. Selalu berikan tumpuan seperti bantal atau menaikkan kaki diatas sofa.

Yang tidak boleh dilakukan, “HARM”:

  • Heat (Hawa Panas). Jangan mandi air panas, lakukan sauna, atau mengompresnya dengan kompres karena hawa panas dapat meningkatkan aliran darah yang akan memperburuk pembengkakan.
  • Alcohol (Alkohol). Konsumsi alkohol dapat meningkatkan pendarahan dan pembengkakan area yang cedera.
  • Running (Lari). Berlari atau melakukan aktivitas berat lain dapat menyebabkan cedera lebih parah.
  • Massage (Pijat). Memijat bagian yang cedera tidak disarankan karena dapat memperparah pendarahan dan pembengkakan.

Read More
penyebab refluks asam lambung

Refluks Asam Lambung dan Penyebabnya

Penyakit

Penyebab refluks asam lambung memang tidak dapat diketahui secara pasti karena banyak faktor yang mempengaruhinya. Refluks bisa terjadi karena asam lambung yang naik sampai ke kerongkongan dan berikut adalah beberapa kemungkinan penyebabnya:

  • Kelainan pada perut

Perut yang memiliki kondisi abnormal seperti hiatal hernia dapat menyebabkan refluks asam lambung berkepanjangan. Kelainan ini terjadi ketika LES berada di atas perut padahal seharusnya di bagian bawah. Karena katup LES tidak berada di tempatnya, asam lambung yang seharusnya dihentikan tetap naik menuju ke bagian dada dan menyebabkan nyeri.

  • Kehamilan

Pada wanita hamil, kerap kali ditemui refluks asam lambung karena hormon yang meningkat dan tekanan yang terjadi di bagian perut akibat janin yang berkembang. Pada semester ketiga biasanya kondisi ini akan semakin terasa dan baru hilang sesaat sebelum waktu melahirkan.

  • Merokok

Merokok dapat melemahkan otot-otot pada katup LES sehingga tidak berfungsi semestinya. Selain itu, merokok juga merusak membrane mucus dan otot pada kerongkongan. Kebiasaan merokok juga mengurangi produksi air liur yang penting untuk menetralkan asam lambung.

Makanan pemicu refluks asam lambung

Makan dalam porsi besar kemudian berbaring tidur dapat menyebabkan rasa panas akibat asam lambung yang naik. Selain itu, batuk kering dan susah menelan juga merupakan baghian dari akibat refluks asam lambung. Berikut adalah makanan yang sering menyebabkan refluks asam lambung:

  • Alkohol. Selain meningkatkan produksi asam lambung, minuman beralkohol juga menyebabkan kanker tenggorokan. Semakin tinggi tingkat konsumsinya, semakin besar risikonya. Terutama jika kebiasaan ini dibarengi dengan merokok.
  • Minuman berkarbonasi
  • Cokelat
  • Buah-buahan sitrus seperti lemon dan jeruk
  • Minuman yang mengandung kafein seperti teh dan kopi
  • Makanan berlemak dan makanan yang digoreng
  • Tomat, saus spageti, salsa dan pizza
  • Bawang putih dan bawang bombai
  • Mint
  • Makanan pedas

Beberapa penyebab umum refluks asam lambung lainnya yaitu:

  • Kegemukan dan obesitas
  • Makan makanan berat dan berbaring setelahnya
  • Makan sesaat sebelum tidur
  • Konsumsi obat aspirin atau ibuprofen yang dapat melemaskan otot.

Gejala asam lambung dapat terjadi sewaktu-waktu terlebih jika pola gaya hidup yang diterapkan kurang sehat. Dengan menerapkan gaya hidup sehat dan menghindari stress, penyakit asam lambung sangat mungkin untuk dihindari.

Read More
doms nyeri pasca olahraga

Nyeri Setelah Olahraga? Mungkin Anda terkena DOMS!

Olahraga

Delayed onset muscle soreness (DOMS) merujuk pada rasa sakit yang didapat dari olahraga yang baru dilakukan atau dengan intensitas yang lebih tinggi.  Berikut ini ada beberapa tips untuk menghindari, mengurangi dan menangani nyeri otot setelah berolahraga.

Kenapa Saya Merasakan DOMS?

Anda bisa saja merasakan DOMS jika memulai jenis olahraga baru, atau mengubah pola olahraga yang sudah dijalani menjadi lebih intens. Nyeri yang Anda alami merupakan tanda bahwa tubuh Anda sedang beradaptasi terhadap aktivitas olahraga yang Anda lakukan. Jika dilakukan dalam jangka panjang, otot Anda akan menjadi lebih kuat.

DOMS bisa terasa selama sekitar dua sampai tiga hari, tergantung dari intensitasnya. Jika sudah terbiasa, rasa nyeri akan berkurang. Tetapi, jika Anda terus menambah intensitasnya, rasa nyeri itu akan tetap muncul. Ini adalah bagian dari proses membangun kekuatan otot, jadi tidak perlu dicemaskan.

Ssemua orang bisa merasakan nyeri setelah berolahraga, bahkan jika Anda sudah sering olahraga sekalipun. Terutama, jika Anda menambah intensitas olahraga, Anda akan mengalami DOMS.

Apa saja jenis olahraga yang mengakibatkan DOMS?

Segala bentuk olahraga yang mengakibatkan otot Anda “memanjang” dan bekerja lebih keras dari keadaan normal. Beberapa jenis yang umum antara lain:

  • Latihan kekuatan, contohnya, ketika Anda melakukan angkat beban, otot Anda akan memanjang.
  • Berjalan, jogging, dan berlari.
  • Anda juga bisa merasakan DOMS sesudah melakukan aerobik.

Apakah Ini DOMS Atau Hal Lainnya?

Penting untuk mengetahui perbedaan antara DOMS dan nyeri akibat terkilir atau cedera. Hentikan olahraga jika Anda mengalami rasa sakit yang tiba-tiba selama menjalani olahraga, karena bisa saja ini merupakan cedera otot yang membutuhkan penanganan berbeda.

Bagaimana Cara Mengurangi DOMS?

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi DOMS. Berikut tipsnya

· Lakukan secara bertahap

Jika Anda sedang mencoba jenis olahraga yang baru, lakukan penambahan intensitas secara bertahap agar otot tidak “kaget” dengan jenis latihan yang baru.

· Biarkan otot Anda sembuh

Aktivitas ringan tidak akan menganggu waktu penyembuhan Anda, tetapi jika otot Anda terasa sangat sakit, istirahatkan diri Anda sebelum memulai latihan rutin lagi. Jika Anda tetap ingin melakukannya, coba tipe latihan yang berbeda, yang tidak terlalu berat untuk otot Anda.

· Pemanasan dan pendinginan

Sebelum melakukan olahraga, pastikan Anda melakukan pemanasan dan pendinginan untuk meregangkan otot-otot. Hal ini tidak secara langsung mengurangi DOMS, tetapi akan membantu menyiapkan otot Anda untuk waktu latihan selanjutnya.

Apalagi yang bisa membantu?

· Kantung es

Kompres bagian yang nyeri dengan es selama 10 menit. Gunakan handuk tipis untuk membungkus es, jangan letakkan es secara langsung ke kulit

· Penekanan

Gunakan bahan-bahan untuk dililitkan pada bagian yang nyeri. Hal ini dapat meningkatkan aliran darah dan mengurangi peradangan otot.

· Foam rolling

Foam rolling dapat memberikan Anda tekanan yang mirip dengan pijatan. Hal ini dapat membantu mengurangi DOMS.

Read More
depresi hingga ingin bunuh diri

Ini Tanda Depresi yang Mengarah pada Keinginan Bunuh Diri

Kesehatan Mental

Depresi merupakan salah satu masalah kejiwaan yang paling umum terjadi. Sayangnya, kondisi ini masih kerap dipandang sebelah mata. Kesadaran untuk memeriksakan dan menjalani perawatan akibat depresi, juga masih rendah.

Padahal, pada keadaan yang parah, depresi dapat memicu timbulnya keinginan bunuh diri. Bunuh diri bisa dicegah, asal Anda menyadari hal-hal yang harus diwaspadai. Karena itu, hilangkan stigma, dan kenali lebih jauh mengenai depresi serta tanda-tandanya.

Kenali Tanda yang Muncul pada Penderita Depresi

Tidak semua penderita depresi memiliki pengalaman yang sama dalam penyakit ini. Meski begitu, terdapat beberapa tanda dan gejala yang bisa dikenali, Pada penderita depresi, tanda dan gejala ini tidak hanya muncul sesekali, melainkan terus-menerus, selama beberapa minggu atau bulan.

Selain itu, tanda dan gejala yang muncul juga cukup parah, hingga dapat mengganggu kehidupan sosial, pekerjaan, serta hubungan dengan keluarga. Beberapa kondisi yang dapat dilihat sebagai tanda dan gejala depresi adalah:

  • Suasana hati yang buruk, atau kesedihan yang dirasakan terus-menerus
  • Merasa tidak ada harapan atau pertolongan yang bisa didapatkan
  • Memiliki rasa percaya diri yang rendah, selalu ingin menangis, dan diliputi rasa bersalah
  • Tidak memiliki motivasi dan daya tarik terhadap sesuatu
  • Selalu merasa cemas
  • Memiliki keinginan untuk bunuh diri, atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri

Secara fisik, depresi juga dapat menimbulkan dampak pada tubuh, di antaranya:

  • Bergerak atau berbicara lebih lambat dari biasanya
  • Perubahan berat badan (penurunan maupun kenaikan berat badan), dan nafsu makan
  • Konstipasi
  • Rasa nyeri dan sakit yang tidak bisa dijelaskan asalnya
  • Kekurangan energi dan kehilangan libido
  • Perubahan siklus menstruasi
  • Mengalami gangguan tidur

Kenali Tanda-tanda Ingin Bunuh Diri

Pada kondisi yang parah, depresi dapat memicu munculnya keinginan bunuh diri. Orang yang ingin bunuh diri tidak melihat mati sebagai tujuan. Tujuan utamanya adalah untuk menghilangkan rasa sakit yang dirasakan.

Karena itu, jangan pernah menganggap keinginan untuk bunuh diri hanya sebagai ancaman. Jika Anda menemui tanda-tanda seperti di bawah ini pada seseorang, segera berikan pendampingan serta cari bantuan profesional.

  1. Terus Berbicara Mengenai Kematian

Beberapa orang berbicara secara terbuka mengenai keinginannya untuk bunuh diri, atau selalu membicarakan tentang sesuatu yang berhubungan dengan kematian. Mereka bisa jadi telah mencari tahu berbagai cara untuk bunuh diri, atau bahkan membeli peralatan untuk menjalankan keinginan tersebut.

  • Telah Membuat Rencana untuk Bunuh Diri

Orang yang ingin bunuh diri mungkin telah mempersiapkan tahapan-tahapan tertentu, seperti membuat surat wasiat, memberikan barang-barang miliknya, dan mengucapkan selamat tinggal pada orang-orang di sekitarnya.

  • Menjauh dari Orang Sekitar

Ketika seseorang tiba-tiba menjauhkan diri dari teman dekat, keluarga, serta kehilangan ketertarikan dalam berbagai kegiatan dan menjadi penyendiri, maka kondisi tersebut bisa jadi merupakan tanda munculnya keinginan untuk bunuh diri.

  • Terlihat Menderita

Orang yang ingin bunuh diri menyampaikan rasa sakit begitu hebat, yang dirasakannya. Selain itu, juga muncul pemikiran bahwa dirinya merupakan beban bagi orang lain.

  • Suasana Hati dan Pola Tidur Tidak Teratur

Orang yang depresi umumnya merasakan marah, sedih, cemas, mudah kesal, dan agresif. Namun, ketika perilakunya tiba-tiba berubah menjadi tenang, maka pikiran untuk bunuh diri bisa jadi telah muncul. Pola tidur orang yang ingin bunuh diri juga dapat berubah menjadi jauh lebih sering, atau malah berkurang drastis.

Jika Anda melihat tanda-tanda depresi, yang bahkan mengarah kepada keinginan untuk bunuh diri, maka segera bantu penderitanya untuk mencari bantuan profesional. Jangan pernah meremehkan depresi serta tanda ingin bunuh diri. Dengan begitu, bisa jadi Anda telah menyelamatkan nyawanya.

Read More