Apa Penyebab Hidung Tersumbat dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Penyakit

Hidung tersumbat sering menjadi sebuah gejala adanya gangguan kesehatan seperti infeksi sinus. Selain itu, demam biasa juga terkadang dapat menyebabkan hidung tersumbat. Gejala lain kondisi ini di antaranya adalah rasa sakit pada sinus, penumpukan lendir di hidung, dan jaringan nasal yang membengkak. Perawatan alami rumahan biasanya cukup untuk meringankan gejala hidung tersumbat, khususnya apabila kondisi ini disebabkan oleh demam. Akan tetapi, apabila hidung tersumbat terjadi dalam waktu yang lama, Anda mungkin perlu mendapatkan perawatan medis khusus.

Penyebab hidung tersumbat

Hidung tersumbat terjadi ketika hidung menjadi meradang. Penyakit ringan seperti demam, flu, dan infeksi sinus biasanya menjadi penyebab hidung tersumbat. Dalam kasus ringan ini, hidung tersumbat akan sembuh kurang dari 1 minggu. Di sisi lain, apabila hidung tersumbat terjadi selama lebih dari 1 minggu, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang lebih serius, contohnya karena alergi, polip hidung non-kanker yang tumbuh di rongga hidung, paparan terhadap zat kimia, iritasi lingkungan, sinusitis kronis, dan septum yang menyimpang. Hidung tersumbat juga dapat terjadi pada masa kehamilan, terutama pada akhir trimester pertama. Fluktuasi hormon dan peningkatan aliran darah pada saat kehamilan dapat menyebabkan hidung tersumbat. Perubahan-perubahan ini dapat memengaruhi selaput hidung, menyebabkan peradangan, kering, atau berdarah.

Kapan perlu ke dokter?

Perawatan alami “home remedies” biasanya dapat mengatasi hidung tersumbat yang disebabkan oleh penyakit ringan seperti demam dan flu. Alat seperti “humidifier” dapat menambah kelembapan pada udara dan mampu membantu memecah lendir dan meringankan peradangan di rongga hidung. Akan tetapi, apabila Anda menderita asma, konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan humidifier.

Namun terkadang, home remedies saja tidak cukup untuk mengatasi hidung tersumbat, terutama apabila gejala tersebut disebabkan oleh kondisi kesehatan lain. Dalam kasus ini, perawatan medis dapat dibutuhkan, terutama apabila kondisi hidung tersumbat menyakitkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Apabila Anda menderita gejala seperti hidung tersumbat yang bertahan selama lebih dari 10 hari, terdapat gejala lain seperti demam tinggi lebih dari 3 hari, lendir hijau yang disertai dengan nyeri sinus dan demam, serta sistem kekebalan tubuh yang lemah dan asma, hubungi dokter segera.

Hidung tersumbat juga lebih berbahaya pada bayi. Gejalanya dapat mengganggu makan bayi dan dapat menyebabkan gangguan pernapasan yang fatal. Dalam kasus tertentu, hal ini dapat menyebabkan gangguan berbicara normal dan perkembangan kemampuan mendengar. Oleh karen hal ini, penting bagi Anda untuk menghubungi dokter anak apabila anak menderita hidung tersumbat.

Perawatan

Setelah dokter menentukan penyebab hidung tersumbat kronis, mereka akan merekomendasikan rencana perawatan, yang biasanya terdiri dari obat-obatan OTC resep untuk mengatasi gejala yang ditimbulkan. Beberapa obat-obatan yang digunakan untuk mengatasi hidung tersumbat di antaranya adalah:

  • Antihistamine oral untuk merawat alergi seperti loratadine dan cetirizine
  • Semprotan hidung yang mengandung antihistamine seperti azelastine
  • Steroid hidung seperti mometasone atau fluticasone
  • Antibiotik
  • Dekogestan yang diresepkan dokter atau OTC

Apabila Anda memiliki tumor atau polip hidung di rongga hidung atau sinus yang mencegah lendir keluar, dokter dapat merekomendasikan operasi untuk mengangkatnya. Hidung tersumbat jarang menyebabkan gangguan kesehatan yang serius dan umumnya disebabkan karena demam atau infeksi sinus. Gejala hidung tersumbat biasanya akan hilang dengan cepat apabila mendapatkan perawatan yang tepat. Apabila Anda menderita hidung tersumbat kronis, hubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan, diagnosa, dan perawatan yang tepat.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*